Sabtu, 03 September 2005

Engkaulah Embunku

kau...
selalu ada dalam imajiku
hal terindah itu bukan pada diriku
bukan pula pada dirimu
tapi pada cahayamu
cahayamu yang bersinar
itulah karya terindahmu
dirimu sendiri

dan...
ketika tangan-tangan kehidupan
terasa gelap juga kelam
ketika malam tak lagi bernyanyi
aku bahagia bersama embun
yang membasuhku
dan itulah keberadaanmu

03 September 2005

Jumat, 02 September 2005

Kepada Bunga

aku melihatmu dari seberang muara
tiada embun melekat di pipimu
tapi aku dapat merasakan kesejukan
yang kau pancarkan pelan-pelan
kubaca lekuk-lekuk tubuhmu
menyimpan telaga yang membeku
di rahim kelopakmu
aku tahu
kelak, kau dapat memberi nama bayimu
dengan nama-nama yang merdu
aku tahu
kau sendiri selalu bisa merasakan
betapa manisnya cinta yang kukirimkan diam-diam

bukalah jendela cinta
pasti aku kan terkapar menikmatinya
menghabiskan semua aroma gairahnya.

02 September 2005

Mengeja Senyummu

senyummu adalah kelelawar
yang tak pernah lelah
menyusuri lorong-lorong gelap langit malam
aku selalu mengejanya
yang tak henti kau ukirkan pada hatiku

kau tahu,
senyummu telah meninabobokan seribu keraguanku
padamu

02 September 2005

Kamis, 01 September 2005

Jika Aku Gelisah

jika aku gelisah, rosmie
dengan tegas aku ingin menemuimu
kuharap
ada geliat cinta tanpa pamrih di sana
ada rindu yang terus menderu di situ
ada keinginan yang aneh serupa
yang menggetarkan naluriku

01 September 2005

Selasa, 30 Agustus 2005

Angin

ia berbisik mengikat erat sayapku
dalam patah-patah kata rahasia
menunggu waktu
kuadukan bisikkannya pada Illahi
tapi ia beritahu aku
sedikit-sedikit kekuatan
bukan pilihan,
kadang mawar itu
ingin kuterbangkan pada taman lain

hanya nuraniku selalu tahu,
"biar mawar itu abadi dalam penjagaan hatiku.....”

30 Agustus 2005

Minggu, 28 Agustus 2005

Penantian Ini

aku,
menjadi seorang yang lelap dalam penantian masa
tak pernah lelah untuk terus menanti
dan menanti di sini

tapi ternyata
cinta itu bukan milikku
bukan untukku

28 Agustus 2005

Sabtu, 20 Agustus 2005

Rindu Untukmu

seandainya ada, dinda
embun pagi yang senantiasa
menetes basah di atas kelopakmu
itulah rinduku

ada yang lain, dinda
selalu yang buatku rindu
tetesan-tetesan gerimis itu
umpama seutas benang yang kujadikan
tali persahabatan kita
ingin kurajut seabadi usia

20 Agustus 2005

Senandung Lirih

senyummu menawan, dinda
elok semekar mawar
melati kuingin menyebutmu
indah tiada tara

aku tergugah ingin mengetuk pintumu
sebelum pagi menyentuh beku hati
tapi rasa ini memagari
untuk tetap bertahan
terikat dalam persahabatan
iring sejalan langkah-langkah mentari

20 Agustus 2005

Impian Terindah

suatu waktu, dinda
engkau tampak melayu
memendam dalam kepiluan
ingin kucium aroma sukmamu

adindaku,
seusai kutuliskan
tinta-tinta kerinduan
usah kau merasa sendiri
tetap jadikan jalinan ini
impian terindah dalam hidup kita

20 Agustus 2005

Pagi Ini Indah

seindah lagu
elegi di pagi ini
mata sayumu membias
isi rindu yang lama hilang

ah, oktaf-oktaf lagu pilu
selalu temani sendiriku
terbelenggu rindu
ukir sebait puisi sendu
tuk tetap mengabarimu
indah suasana pagi ini

20 Agustus 2005

Sabtu, 13 Agustus 2005

Di Sela Kedamaian

kepedihan hatiku seketika lenyap
walau aku tahu
rasa damai ini hanya sekejap
dan akan segera lepas
bagaikan dirampas
gelombang pasang yang mengalir deras
kembali ke sunyi dan sepi
kesepian yang memelas

karenanya,
aku ingin menikmati sesaat
damai ini secara tuntas

13 Agustus 2005

Kamis, 11 Agustus 2005

Tulis Saja Sajak Rindu

tulis saja rindu dalam hatimu
agar gemuruh cintaku terkayuh
sebelum datang senja
melabuh

11 Agustus 2005

Rabu, 10 Agustus 2005

Mengurai Rasa

aku lebarkan tangan
biar hatimu tenang
tak menggerutu tajam
pada sepenuh waktuku waktumu
agar gurat pada pipimu
selalu mengembang yang kurindu
dan kegundahan
biarkan mengembun setajam dingin
mengurai rasa
menjadi bunga-bunga cinta

10 Agustus 2005

Senin, 08 Agustus 2005

Cintaku

cintaku adalah bulan
yang setia menerangi malam
dan takkan pernah padam
hingga fajar mengambang

cintaku adalah matahari
yang setia menemani hari
dan takkan pernah mati
hingga senja berganti

seperti itulah cintaku
tulus dan apa adanya

08 Agustus 2005

Cintamu

cintamu bagaikan angin
bagaikan tak kasat mata
dapat dirasa tak dapat diraba
dapat menyentuh tak dapat disentuh

cintamu bagaikan awan
menggantung indah dilangit tinggi
menghias pesona di langit biru
dapat dilihat tak dapat diraih

seperti itu pula cintamu
jauh tak dapat kurengkuh

08 Agustus 2005