bacalah rinduku
pada selembar kertas biru
yang tulisannya kita jadikan saksi
akan kau dapati relief jiwaku
yang hanya dapat kau pahami
dengan hati
02 Oktober 2005
Minggu, 02 Oktober 2005
Kau Bukan Untukku
kan kubawa wajahmu
kan kubawa namamu
kuingin tidur dan bermimpi
malam ini
di sini, dalam kamar ini
biarkanlah aku sendiri
merajut hari-hari
bukankah esok atau lusa
aku akan tetap sendiri
02 Oktober 2005
kan kubawa namamu
kuingin tidur dan bermimpi
malam ini
di sini, dalam kamar ini
biarkanlah aku sendiri
merajut hari-hari
bukankah esok atau lusa
aku akan tetap sendiri
02 Oktober 2005
Sabtu, 01 Oktober 2005
Senyummu
senyummu
memacu detak-detak rindu jantungku
melahirkan geliat cinta dini yang abadi
kutangkap dan kuterjemahkan
dengan mesra penuh semesta
hingga aku tak lagi bertanya
:adakah yang lebih indah dari senyummu?
01 Oktober 2005
memacu detak-detak rindu jantungku
melahirkan geliat cinta dini yang abadi
kutangkap dan kuterjemahkan
dengan mesra penuh semesta
hingga aku tak lagi bertanya
:adakah yang lebih indah dari senyummu?
01 Oktober 2005
Kamis, 29 September 2005
Buatmu Rosmie
aku bisikkan namamu
pada menara matamu yang sendu
lalu kualunkan gema kerinduan
tak ada jawaban memang
hanya desir angin dan desah embun
menjalar ke dalam batinku
kuteguk gelas-gelas harapan
sambil terus mencarimu
sementara aku hanya mencatatmu
dengan ayat-ayat cinta
yang belum terungkapkan
pada sebuah kalimat
:aku cinta padamu
29 September 2005
pada menara matamu yang sendu
lalu kualunkan gema kerinduan
tak ada jawaban memang
hanya desir angin dan desah embun
menjalar ke dalam batinku
kuteguk gelas-gelas harapan
sambil terus mencarimu
sementara aku hanya mencatatmu
dengan ayat-ayat cinta
yang belum terungkapkan
pada sebuah kalimat
:aku cinta padamu
29 September 2005
Saat Cinta Tinggal Cerita
sekolah itu lama kita tinggalkan
hanya sisa usia menitipkan kenangan
lantas kita saling tengadah
barangkali ke arah sepotong senja
bersama rindu dan sepucuk masa lalu
dan saat hujan mengirim curah pertamanya
kita terlambat membaca
:cinta yang tinggal cerita
29 September 2005
hanya sisa usia menitipkan kenangan
lantas kita saling tengadah
barangkali ke arah sepotong senja
bersama rindu dan sepucuk masa lalu
dan saat hujan mengirim curah pertamanya
kita terlambat membaca
:cinta yang tinggal cerita
29 September 2005
Rabu, 28 September 2005
Perempuanku
perempuanku...
sekalipun cintamu
mengakar ke dalam lubuk hati
tapi adamu adalah perantara
pertemuan demi pertemuan
perempuanku...
jika aku buih
yang mengarungi samuderamu
gelisah rasaku dipukau
tanpa tepian keluasanmu
28 September 2005
sekalipun cintamu
mengakar ke dalam lubuk hati
tapi adamu adalah perantara
pertemuan demi pertemuan
perempuanku...
jika aku buih
yang mengarungi samuderamu
gelisah rasaku dipukau
tanpa tepian keluasanmu
28 September 2005
Selasa, 27 September 2005
Perbedaan
aku sedih
saat kau buat aku cemburu
dan aku selalu menunggumu
saat kau tak muncul di hadapanku
tapi kadang aku sadar
seharusnya aku tak boleh mencintaimu
bukan karena kau tak mencintaiku
bukan karena kau milik yang lain
melainkan perbedaan yang ada
memang begitu jauh
27 September 2005
saat kau buat aku cemburu
dan aku selalu menunggumu
saat kau tak muncul di hadapanku
tapi kadang aku sadar
seharusnya aku tak boleh mencintaimu
bukan karena kau tak mencintaiku
bukan karena kau milik yang lain
melainkan perbedaan yang ada
memang begitu jauh
27 September 2005
Jumat, 23 September 2005
Terbelenggu
kulihat wajahmu, rosmie
sendu menahan duka
kulihat sinar matamu, rosmie
basah penuh air mata
oh rosmie
ingin kugapai wajahmu
kuusap air matamu
kubalut luka hatimu
tapi tanganku ini, rosmie
terbelenggu
23 September 2005
sendu menahan duka
kulihat sinar matamu, rosmie
basah penuh air mata
oh rosmie
ingin kugapai wajahmu
kuusap air matamu
kubalut luka hatimu
tapi tanganku ini, rosmie
terbelenggu
23 September 2005
Esok
esok...
jika kau ingat semua kenangan kita
tengoklah aku
jika sedih menggelayuti dirimu
aku kan jadi embun penyejuk bagimu
23 September 2005
jika kau ingat semua kenangan kita
tengoklah aku
jika sedih menggelayuti dirimu
aku kan jadi embun penyejuk bagimu
23 September 2005
Selasa, 13 September 2005
Saat di Luar
saat di luar
aku menanti
kau malah merentang sepi di sini
membalikkan hari
ke dalam mimpi
13 September 2005
aku menanti
kau malah merentang sepi di sini
membalikkan hari
ke dalam mimpi
13 September 2005
Minggu, 11 September 2005
Takkan Lelah
kasih,
diriku takkan lelah menunggu
untuk sekedar menghapus
secercah rindu.....
11 September 2005
diriku takkan lelah menunggu
untuk sekedar menghapus
secercah rindu.....
11 September 2005
Sabtu, 10 September 2005
Cinta Semesta
cinta semesta
setapak demi setapak
merekat dan melambaikan
kertas rindu bergoyang
mencari bunga yang selalu merekah
cinta, rindu bersatu dalam beku
berdiri terpaku menatap waktu
10 September 2005
setapak demi setapak
merekat dan melambaikan
kertas rindu bergoyang
mencari bunga yang selalu merekah
cinta, rindu bersatu dalam beku
berdiri terpaku menatap waktu
10 September 2005
Jumat, 09 September 2005
Di Pertemuan Kita Ketika Itu
di pertemuan kita ketika itu
ya, hanya di pertemuan ketika itu
bagian hari
terasa kembali menemu sedikit hati
juga kangen, dan kemesraan
di pertemuan kita ketika itu
di sepanjang perjalanan pulang
kenangan-kenangan yang tak terbaca
menegakkan hati
percakapan pun menjadi makam untuk hampir segala kerinduan
sayang tapi,
hanya di pertemuan kita ketika itu
09 September 2005
ya, hanya di pertemuan ketika itu
bagian hari
terasa kembali menemu sedikit hati
juga kangen, dan kemesraan
di pertemuan kita ketika itu
di sepanjang perjalanan pulang
kenangan-kenangan yang tak terbaca
menegakkan hati
percakapan pun menjadi makam untuk hampir segala kerinduan
sayang tapi,
hanya di pertemuan kita ketika itu
09 September 2005
Kamis, 08 September 2005
Tersenyumlah...
tersenyumlah...
meski bukan untukku
karena aku yakin sepiku kan hilang
bersama manis simpul senyummu
08 September 2005
meski bukan untukku
karena aku yakin sepiku kan hilang
bersama manis simpul senyummu
08 September 2005
Minggu, 04 September 2005
Saat Senja Yang Lalu
saat senja yang lalu
mengiris gerimis
tiba-tiba bibirmu menyapa inginku
mungkin angin tak sengaja mengabarkan
geliat bibir manismu
menjalari garis nadiku
04 September 2005
mengiris gerimis
tiba-tiba bibirmu menyapa inginku
mungkin angin tak sengaja mengabarkan
geliat bibir manismu
menjalari garis nadiku
04 September 2005
Langganan:
Postingan (Atom)