Minggu, 18 April 2010

Setitik Harap

senja berlalu begitu lekas
aku belum begitu siap meninggalkannya
hanya saja langkahnya memaksaku

malam yang tiba semakin gegas
sementara aku masih belum siap
menata kabut jiwa dan repihan-repihan hati
yang mungkin takkan tergambar dalam mimpi

ada setitik harap terikat
berlipat-lipat
menguati jiwa

ada setitik harap melekat
tertambat erat
menghidupi raga

ini tak boleh tergambar dalam mimpi
aku sedang tak ingin terbuai lagi
hanya melumat habis waktu percuma
kini aku ingin sesuatu yang nyata
hanya itu

18 April 2010

Kamis, 15 April 2010

Jalan Gelap

kuakui,
jalan gelap inilah yang membuatku terus mengingat-Mu
setelah mimpi indah yang tiba-tiba mati
juga sejumlah asa yang tiba-tiba sirna
di mana aku selalu terjatuh tak jera-jera
menggugurkan banyak waktu dan usia
yang akhirnya berujung sia-sia
kupikir sebuah mimpi membuatku terlalu cepat tua
tapi aku belum jua bisa terjaga

kuakui lara jalan hidupku ini
telah terlalu kerap melupakan nama-Mu barangkali
terbuai impian yang terlampau tinggi
menghanyutkan dan membuatku terus menari
tanpa sadar bahwa segalanya hanya sebuah ilusi
yang senantiasa menghantam naluri
yang perlahan-lahan membawaku mati
mimpi tertunda dan terkhianati
lelah menanti secercah sinar mentari
aku pun bosan tertahan di sini

entahlah,
tak tahu tempat di mana kini Engkau damparkan aku
jalan ini begitu gelap
tiada dapat apa pun kudekap
untuk menemu kembali satu titik harap
yang jatuh sebuah-sebuah di bawah atap
membuatku makin terjerembab

aku tahu,
Engkau tak mungkin kembali memutar masa lalu
kubiarkan saja mereka menjauh
karena gelap ini yang akan membangunkanku
karena kuyakin pasti ada sesuatu
ada sebuah tempat yang terang untuk kutuju
dalam naungan kerahmatan dan keridhaan-Mu

kuharap ini hanya sebuah episode lara kehidupan
yang datang untuk bisa kukenang
kutimba sekecil apa pun pelajaran
dan saatnya pergi kala bahagia datang
tak ada rumusnya memang
hanya perlu keyakinan dalam pengharapan
dengan kesabaran dalam genggaman
yang tak dapat kunafikan

mohon ampun segala khilafku Ya Rabbi
kini aku percayakan segalanya pada-Mu
hidup matiku di tangan kuasa-Mu
mohon terangi kembali lorong-lorong hitamku ini
meskipun harus tertatih-tatih sendiri
untuk menemu sinar yang kucari-cari
kuharap setelah menepi nanti
istiqamahkan aku di jalan lurus-Mu
amin......

15 April 2010

Cinta di Ujung Asa


di ujung asa cintaku
tak tampak seindah impianku selama ini
cinta yang kuharap dengan sesungguhnya
akhirnya hanya bertepuk sebelah hati
padahal cintaku datang dari lubuk hati
kuberi karena kuharap dapat kau miliki
barangkali untuk sekedar mewarnai hari
tapi apa yang terjadi
kecewa sebenar-benarnya hati ini
mengharap cinta suci yang abadi
ternyata hanya berbuah sakit hati

aku tahu dari dulu
cinta, perhatian, dan maaf darimu, semuanya palsu
aku sangat merasakan itu
semua yang kau beri hanya untuk membunuhku perlahan-lahan
mungkin pernah aku merasakan ketulusan darimu
tapi kini berubah
tak lagi seperti dulu

barangkali antara cinta dan benci
yang kini masih bergejolak dalam hati
ingin rasa memaki-maki
tapi sungguh tak pernah ada berani
kadang juga ingin tetap memuji
tapi perasaan tak pernah sudi
membuatku dilema antara cinta dan benci
mata hati ini tak sanggup lagi memandang
pintu hati ini tak lagi mudah terbukakan kuncinya
dan mungkin saja rasa ini takkan pernah menepi lagi
di ujung asa cintaku ini

kini apa yang kumiliki
hanya cinta yang menuntut ketegaran hati
untuk bertahan dengan kecewaku yang mendalam
cinta yang menguji ketabahan
akan luka yang seakan mengiris-iris hati ini

kini aku tak pernah tahu
entah kapan keterpurukan ini akan berakhir
berharap cinta yang selalu bertahta di hati ini
akan melahirkan kembali cinta-cinta yang baru
setidaknya sebelum sampai pada hembusan nafas terakhir

di ujung asa cintaku
hati ini tak pernah berhenti berjanji
untuk tetap mencari kekuatan diri
paling tidak sampai terketuk kembali pintu hati
untuk merasakan cinta yang lebih indah lagi
agar selalu ada yang akan mewarnai hari-hariku lagi
nanti

di ujung asa cintaku ini
hanya sedikit hal yang pernah kusesali
tapi tak perlu kutuliskan di sini
semuanya memang telah terjadi seperti ini
sia-sia dan percuma
menangisi diri pun tiada berarti
karena kusadari ini awal kesalahanku sendiri

barangkali kini
aku hanya ingin mengistirahatkan hati
mencari tahu bagaimana sebenarnya jatidiri ini
sambil menanti kembali datangnya hari
kubiarkan kaki ini melangkah dan berjalan sendiri
untuk menyambut masa depan yang pasti menanti

segera kutemui
semoga saja

15 April 2010

Kamis, 08 April 2010

Pengalaman

aku tak pernah tahu apakah aku telah salah menilai wanita, ataukah aku telah salah memilih calon pasangan hidup, yang pasti kini jalanku gelap, kelam, tak tahu arah, bahkan takut untuk sekedar melangkah, kepercayaan diri seakan hilang entah ke mana dan entah terbawa apa, aku tak dapat berbuat apa-apa lagi untuk menebus semua penyesalan hidupku ini, tapi lihatlah..., lihat senyum yang tergambar di wajahku, ini adalah senyum bahagiaku, percayalah..., hanya dengan sebuah senyuman seperti itu sedikit demi sedikit beban hidup mulai teratasi, sedikit membuatku lebih berani untuk melangkah, mulai dapat memandang secercah asa cerah...

aku akan dengan senang hati berbagi banyak pengalaman suka dukaku, bahagia sedihku, dan segenap keluh kesahku saat menelusuri petualangan di sebuah benua yang bernama cinta, dengan berbagai macam karakter wanita, meskipun hanya melalui puisi-puisi yang telah menyejarah dalam hidupku ini, teringat kata orang bijak, bahwa guru yang terbaik adalah pengalaman, selama ini aku tak pernah menilai wanita sebagai racun dunia, setidaknya karena aku pernah menikmati indahnya percintaan dengan mereka, semua impian yang beribu-ribu, atau bahkan berjuta-juta, meskipun tak pernah menjadi nyata, terasa manis dan indah bila diangankan sekaligus dirasakan, sangat duniawi memang, tapi inilah romantika kehidupan, tak selamanya kita harus selalu merasakan manisnya, kemanisan hanya untuk kita kenang, sementara kegetiran kita jadikan sebagai pelajaran...

alangkah indah dan akan jadi sangat bermakna bila hidup dijalani sepenuh hati dan sepenuh keyakinan, bukankah semua perjalanan hidup ini sudah ada pengaturnya..., tetaplah yakini bahwa Dia akan memberi sebaik-baiknya sesuatu sebagai bekal hidup dan mengabdi kepada-Nya, selagi kita tidak sampai mengabdi kepada hal-hal yang bersifat duniawi, Dia akan senantiasa ada bersama kita selagi kita tak pernah sedikit pun mencoba menjauh dari-Nya, jangan pernah takut untuk tetap melangkah, lakukan perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih baik lagi, tentu saja dengan niat ibadah dan mencari keridhaan-Nya...

semoga kita senantiasa diberi jalan yang lurus lagi terang benderang, dan ingatlah, jangan pernah lupakan pengalaman hitam dan putih di masa-masa yang telah lalu, jadikan ia batu pijakan terindah, elemen penting untuk dapat menatap masa depan cerah, jangan sia-siakan hidup yang hanya sementara ini, jadikan ia berarti...

08 April 2010

Ke Mana Mesti Melangkah

ke mana mesti melangkah
kala gelap mulai turun
selimuti hari luruhkan senja
ataukah perjalanan mesti berakhir
antara batas gelap dan terang?.....

08 April 2010

Selasa, 06 April 2010

Tersenyumlah.....


aku masih memiliki banyak waktu untuk mewarnai hari-hariku yang cerah, aku tahu aku masih kuat dan gagah perkasa, hingga sanggup melumatkan segenap rintang angin dan api, telah kugenggam semua rahasia yang akan melindungiku dari kepatahan hati dan asaku sendiri, dan semua itu tidak lain hanyalah karena Alloh...

pada sebuah pagi aku terbangun kembali sambil mencermati kilau cahaya langit yang masih tampak begitu cerah, ia masih sangat cerah, baru beberapa menit melarikan malam barangkali, dan aku belum mengerti dengan apa aku harus menamainya, aku hanya bisa tersenyum melihat kilau cahaya itu tersenyum kepada dunia, tapi aku yakin ia tak pernah tahu bahwa semalam aku telah mengantongi puluhan bintang untuk kusematkan di hatiku agar aku bisa menjalani waktu dengan langkah yang pasti, dan aku pastikan aku tidak sedang bermimpi...

bagiku,
ini hanyalah sebuah perayaan kecil untuk sebuah pagi yang menurutku begitu indah, bermandikan kilau-kilau cahaya, hingga orang-orang yang sebelumnya mengira bahwa langitku selalu mendung, tertegun tak percaya, karena sesungguhnya tidaklah demikian...

tersenyumlah aku,
karena itu yang akan membuatku merasa kuat dan gagah perkasa...

06 April 2010

Minggu, 28 Maret 2010

Sahabat Impianku

sahabat...
inilah yang kukatakan sebagai kisah indah
tak perlu selalu hadirmu
inginku memang tak seperi itu

adanya kau saat kubutuhkan
itulah indah yang tercipta
senantiasa hadirkan senyuman
yang mampu getarkan palung jiwaku
akankah hadirmu walau jauh
hapus segenap masa lalu hitamku?

28 Maret 2010

Sabtu, 27 Maret 2010

Sungguh

sungguh,
membiarkanmu lalu adalah rasa sakit yang sunyi
dan cerita kita yang terkubur
adalah keguguran separuh asa

dan bila kini, dinda
sesekali kau mengingat cerita kita
mungkin dari dalam kamarmu
ingatlah sekedarnya saja
aku pun begitu
bila wajahmu muncul tiba-tiba
aku segera menghapusnya

biarkan aku merambati perjalanan ini
yang aku sendiri tak pernah tahu ke mana arahnya

27 Maret 2010

Melepasmu

kalender 2006 telah bersaput debu
tapi tetap menyala segenap rindu

lebih tiga november berkelebat
sandaranku akan cinta belum jua berkarat
padahal yang kurasa sunyi dan dingin makin menjerat
tapi hati ini tetap berurat
hangat

ah, tiba-tiba kita pun sampai di sini
berhenti di suatu tempat
di mana aku tahu mesti melepaskanmu

27 Maret 2010

Rabu, 24 Maret 2010

Di Ujung Pertemuan

akhirnya kita sampai jua pada ujung pertemuan
di antara rasa takut, hening dan dingin
aku mencoba menyatu diri denganmu
jiwa-jiwa berbisik dalam gelora
cahaya wajahmu yang biasanya berpijar di mataku, pesonanya meredup
meninggalkan tetes-tetes embun yang berubah hangat
pergi ke hati yang lain
sedang aku, hanya menyendiri dalam ruang hampa tertutupi salju
ditemani irama dari sisa-sisa cintamu
terhempaskan

bukan itu saja
di ujung pertemuan kita
katamu, kau telah hidupkan dirinya dalam jiwamu
dan kataku, kau ternyata sama dengan kau yang lain
yang mampir ke dalam hatiku ini
hanya untuk menikmati puisi-puisiku sebelum pergi
lantas dengan tiba-tiba
kita telah bergenggaman tangan
untuk sama-sama menghampiri perpisahan
aku mengerti apa yang sedang terjadi dalam jiwa
air matanya meleleh sepanjang aliran darah
tak mampu menahan luka mengoyak batin

seketika jua nadiku remuk redam
aku tak mampu lagi melihat apa-apa
aku tak mengerti ada apa dengan dunia
aku tak tahu lagi apa yang kuinginkan
saat kuulurkan tanganku menyentuhmu
aku menatap wajahmu hampa
aku inginkan sebuah kecupan
yang akan membantuku lupa apa yang telah terjadi di sini
tapi kau diam
tak lama berubah menjadi kabut putih
kau menghilang
tubuhku semakin dingin
dingin yang mungkin akan abadi

hidupku layu dan hancur
sebilah luka menggores jiwa, menyambar-nyambar
sedang aku tanpa daya
cinta ini...
kenapa hanya aku yang duduk setia di bawahnya
menatapi elegi
aku memang tak pantas memiliki siapa-siapa
bahkan setelah ujung pertemuan ini...

24 Maret 2010

Selasa, 23 Maret 2010

Kenyataan Ini

betapa kenyataan ini menakutkanku
karena aku jadi berpikir tentang sesuatu
yang semula tidak pernah aku pikir
aku jadi tergoda sesuatu
yang semula tidak menggodaku
aku jadi menginginkan sesuatu
yang semula tidak pernah kuinginkan
semua ini pasti hanya akan membuat runyam hidup

karena jika aku kepalang tergoda
sementara setelah itu godaannya pergi begitu saja
meninggalkan sisa kecewaku
kupikir benar
betapa menakutkan hidup semacam ini

tidak mungkin
semua ini tidaklah mungkin kulakukan
aku telah bahagia dengan hidupku kini
segala kekurangan ini sungguh menyenangkan
karena itu membuatku lebih bisa menutup diri dari godaan
untuk apa aku tergoda
jika yang terjadi hanya tergoda itu sendiri
maka bagiku
kekurangan ini sungguh sebuah keadaan yang tenteram
untuk sembunyi dari semua godaan
mendamaikan jiwa
lebih bisa mendekatkan diri ke haribaan-Nya

23 Maret 2010

Senin, 22 Maret 2010

Apakah Ini Cinta?

apakah cinta adalah sebuah azab, kecemburuan, dan kesusahpayahan tanpa batas, luka tanpa obat, serta penyesalan kepada sesuatu yang telah berlalu?

apakah cinta adalah sebuah bunga yang warnanya indah, baunya harum, sentuhannya mempesona, namun memiliki duri-duri yang menyakitkan ketika melukai dan ia tak terobati, bekas lukanya tak bisa hilang, walaupun termakan waktu, ia tetap membekas?......

22 Maret 2010

Kalau Saja Aku Masih Bisa Bersamamu

pada hari pertama kali bertemu denganmu
hari itu aku belum bisa mengatakan sesuatu
aku hanya bisa melihat matamu
dan juga melihat bagaimana caramu tersenyum

tapi semuanya berubah beberapa hari setelah itu
dan tak lama kemudian aku sudah berada di sisimu
mendengarkan ceritamu, berbicara dan tertawa denganmu
kita saling katakan kita ingin selalu bersama untuk selamanya

sejak itu setiap hari yang aku lihat adalah kau
meskipun berjauhan, aku tidak bisa menahannya
aku hanya ingin bersamamu selalu
sedang untuk berada di sisimu
aku tak pernah selalu bisa melihatmu ada di dekatku

berada di sisimu
di mana pun aku selalu ingin
sekedar untuk menikmati senyumanmu
tapi satu hal yang aku lupa tanyakan padamu adalah bahwa
jika hatimu sudah ada yang mengambil
jika ada seseorang yang lain di hatimu
dan jika ada seseorang yang menunggu untukmu
aku belum pernah tahu jawabanmu yang sesungguhnya

dan kemudian pada akhirnya ada
aku tidak tahu harus berkata apa setelah apa yang aku dengar
aku bahkan tidak tahu yang harus kupikirkan itu seperti apa
dan bahkan aku tidak tahu juga harus berbuat apa untuk melangkah
bahkan pikiran ini memberitahuku apa yang tidak bisa aku lakukan

satu hal yang aku selalu takut
satu hal yang bahkan dalam mimpiku aku tak pernah membayangkannya
satu hal bahwa aku harus bisa mengatakan pada diriku antara melangkah berjalan pergi atau sebaliknya
aku belum berani memutuskannya

kalau saja aku tahu ini dari awal
kalau saja aku bisa memutar kembali waktu
kalau saja aku kuat untuk menghadapi semuanya
maka mungkin, hanya mungkin ...
aku masih bisa bersamamu bahkan hanya untuk satu saat ini

22 Maret 2010

Jumat, 19 Maret 2010

Untuk Melihat Senyum Indahmu

untuk melihat senyum indahmu
aku akan seberangi perbatasan kota
barangkali aku akan terbang seperti burung
demi penuhi perintah hatiku

mataku kini sedang gelisah
inginkan melihat senyum indahmu
aku telah berjanji untuk hatiku
bahwa aku akan pergi mencarimu

untuk melihat senyum indahmu
aku akan mengubah caraku sendiri
aku kan mematahkan dahan-dahan rindu
tak peduli apa kata dunia

19 Maret 2010

Bukan Harapan

sejak aku melihatmu
aku telah kehilangan semua tidurku
karena cinta dalam hatiku sedang berjalan begitu dalam
aku selalu bertanya-tanya apakah kau juga merasakan hal yang sama
jika memang begitu
kau boleh datang ke dalam hatiku dan tinggal selamanya di situ

jutaan pintu terbuka bagimu untuk berjalan memasukinya
dan aku tidak akan pergi ke setiap tempat tanpamu
bahkan aku merasakan berdiri dekat denganmu membuat jantungku berdetak lebih cepat
dan hanya meleleh setiap kali mendengar suara tawamu

langit biru yang membentang sejauh setiap orang dapat melihat
ibarat besarnya cinta yang ada antara kau dan aku
tanpa melihat wajahmu
setiap detik terasa seperti setahun
semoga kita tetap bersama
sampai tiada lagi rasa takut akan kehilangan

aku mencoba mengatur napas dan mengambilnya dalam-dalam
sehingga aku pun dapat merasakan cintamu yang tak padam-padam
kuingat ciumanmu terasa lebih panas dari sengat mentari yang membakar
memegangmu selalu dekat di hatiku adalah hal yang begitu menyenangkan

pelangi hanya membungkuk malu melihat senyum indahmu
dalam kegembiraan mereka berbaring di langit kilometer demi kilometer
burung-burung mulai bernyanyi ketika mereka mendengar suaramu
kau seolah menghipnotisnya
meninggalkan mereka dengan tidak ada pilihan lain

kecantikanmu tak seperti kupu-kupu yang hidup selama satu hari
membawa sukacita menjadi jutaan hati dan kemudian pergi menjauh
kecantikanmu seperti terang dari bintang yang paling terang
yang akan selalu menarik
tak peduli itu berdiri seberapa jauh

hampir setiap detak hatiku selalu mengatakan aku mencintaimu
silahkan datang dan dekati hatiku
dan berbisiklah bahwa kau mencintaiku juga
kau dapat meminta masing-masing dan setiap bintang yang bersinar di langit
mereka akan memberitahumu
bahwa cintaku tak pernah atau sedang atau akan dusta
percayalah....

bahkan dalam mimpiku
aku memikirkan bagaimana untuk memberitahumu
cinta yang sejak itu mulai telah begitu sungguh
kau bisa merasakan
cintaku mengalir di masing-masing dan setiap bagian tubuhmu
bahkan kata-kata tidak dapat mengatakan
perasaan yang tersembunyi dalam hatiku ini

ada sesuatu tentangmu yang aku belum pernah melihatnya
itu karenanya cintaku padamu takkan pernah musnah dan berakhir
bila saja aku bisa selalu menjagamu di hidupku bersama setiap bintang
kuharap kau akan menyadari betapa istimewanya dirimu di hidupku

19 Maret 2010