Senin, 30 Juni 2003

Pagi dan Deras Rintik Hujan

temaram fajar di ufuk timur membuka hari
bayang-bayang berkaca melintas di pelupuk mata
sejarah di pagi ini ingin kujadikan teman
deras rintik hujan yang turun
kuatkan kokoh pendirian ini
yakinkan satu hal di hati
saat nanti pasti kan kutemui
hari ini, esok, atau lusa barangkali
suatu hari
di mana kau akan dengan seutuhnya kumiliki

pagi dan deras rintik hujan seperti ini
telah memecah ruang hampa dalam diri
mengikat seutas tali hati
dan kekuatan batin
menyatukan janji
untuk selalu saling mengisi

30 Juni 2003

Selasa, 24 Juni 2003

Kau

kau adalah cahaya di mataku
kau adalah cinta sekaligus sahabat sejatiku
tanpamu hidupku terasa hancur

kau seperti air yang mengalir
kau seperti api yang berkobar
kau adalah hidupku
kau adalah jiwaku

tanpamu hidupku terasa hampa
tanpamu hidupku terasa mati

24 Juni 2003

Minggu, 22 Juni 2003

Ciuman Pertama

apa hendak dikata
pertemuan demi pertemuan
menyulam batas jarak
dan rasa
terpaut lekat, kian lekat
hingga sepasang jari-jemariku
mulai berani membelai mesra tangannya
pun bibirku mulai berani mengulum lembut bibirnya
darah kejantananku berdesir, terkesiap
bagai embusan angin kutub nan beku menyambar kencang
satu nuansa hidup mengalungiku
kubiarkan...
aku begitu terpesona
rasanya tak salah kunikmati peluruhan ini
duniawi.....

22 Juni 2003

Kamis, 19 Juni 2003

Hanya Kau Mimpiku

kau peluk rapuhku dengan karyamu
kau peluk celahku dengan candamu
kunanti merdu lagumu

kau basuh riuhku dangan lirikmu
kau basuh semua bara di raguku
kunanti harum pelukmu

dan bila semua kan berakhir
kuharap kau kan tahu
hanya engkaulah mimpiku

19 Juni 2003

Sabtu, 31 Mei 2003

Pada Indah Matamu

pada indah matamu
kutemukan teduh yang kudamba
begitu kuat cinta
kau tambatkan di tiang hatiku
dan aku tak pernah sanggup melepaskannya

31 Mei 2003

Rabu, 28 Mei 2003

Aku Akan Kembali

dan...
aku akan kembali dalam sebuah purnama
untuk mempertanyakan cintamu lagi
inginku bukan untuknya
bukan untuk sesiapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu
itu saja

28 Mei 2003

Jumat, 23 Mei 2003

Rinduku

rinduku...
lelapkan mimpi di kalbu yang biru
lelapkan pesonamu pada lamunanku di senja itu
lelapkan tidurku
dengan alunan lagu yang mendayu

kekasih,
rinduku mengalir di batinmu

23 Mei 2003

Senin, 12 Mei 2003

Harapan

terpaku mata memandang
sebuah keindahan dunia
selembar senyum kau simpulkan
kutuliskan syair untukmu
kala kasih indah berbunga
tiada senyum menjelma
seribu canda yang dulu menggema
kini sirna

kutanya di mana ia
senyum mengulum
menyalakan segudang ceria
kuterima sekilas senyum darimu
yang semoga ada arti bagiku

12 Mei 2003

Sabtu, 03 Mei 2003

Bunga

wajahmu masih terlihat berseri
belai kasih sayangmu kian menghangat
di hari yang berlalu dengan cepat
tiada satu pun yang terlewat

bunga,
ingin kau di sini
kuingin curahkan cinta dan rinduku ini
dan kau bunga
janganlah pernah pergi tinggalkan aku

saat senyum manismu terhias
tiada satu pun berani melihat
karena itu kau akan selalu kuingat

03 Mei 2003

Kamis, 01 Mei 2003

Dalam Kerinduan

tak kuasa diri ini
untuk menahan sebaknya rindu di dada
sampai kapankah semuanya akan begini?

kehidupan...
takdir...
selalu menyiksa diri
dalam riuh rinduku padamu

01 Mei 2003

Mawar

mawar adalah bunga tercantik penghias nuansa hati
mawar adalah puisi terindah dalam gubahanku
mawar adalah kasih tertulus dalam kehidupanku
mawar adalah jawaban terbaik dalam setiap permasalahanku
mawar adalah kisah terunik dalam perjalanan hari-hariku

aku berharap
kemarin, hari ini dan esok
adalah hari-hariku terindah untuk mawarku.....

01 Mei 2003

Rabu, 30 April 2003

Kala Waktu Membawamu Kembali

di kala waktu membawamu kepadaku
harummu membelenggu nafasku
membungkam mulutku
kemudian mencuri hatiku
di kala belaimu membuaiku
tersenyum bahagia bersama kesejatian cinta
membawaku ke alam nirwana

tak kusadar cakrawala menangis
menjatuhkan butiran-butiran berkilauan
lantas kuraih dan kurangkai seluruhnya
menjadi tanda kesucian cinta

mawar merah pun semerbak merekah
kala pelangi mulai menyambut mentari
yang masih berselimut diri di sebalik awanan

ilalang menari-nari dibelai angin rindu
ombak bergulungan hendak mencium bibir pantai kekasihnya
sedangkan aku
memelukmu di tempat biasanya

30 April 2003

Selasa, 29 April 2003

Di Malam Ini

aku duduk di teras kamar
malam tampaknya sedang bersahabat dengan kesendirianku
ia menghadirkan rembulan dan bintang bertaburan
di langit hitam pekat
mungkin sekedar menemaniku

tapi bagaimana lagi
hatiku telah hancur berkeping-keping
cahaya bahagiaku mulai suram perlahan-lahan
sedang aku tiada berdaya apa-apa
aku hanya bisa menantikanmu
untuk kembali temani duniaku
di mana engkau?

mungkinkah,
karena aku pernah atau seringkali menyakitimu?

aku,
yang akan senantiasa remuk redam tanpamu

29 April 2003

Sabtu, 26 April 2003

Kehilanganmu

aku tak kuasa menahan jatuhnya air mataku
sebenarnya jauh di lubuk hatiku
aku merasakan ada sesuatu yang hilang
ya, aku telah kehilanganmu
kehangatanmu kemarin kini entah di mana
semoga kau bahagia
semoga kau cepat lupakan aku
selamat jalan, sayang
semoga tercapai segala cita dan cintamu

26 April 2003

Kamis, 24 April 2003

Inginku...

sentuhan angin segarkan napas dan jiwaku
beri makna akan cinta
tapi apalah dayaku
aku bagaikan seekor burung kecil
yang hanya mampu terbang rendah
dan takut dengan ketinggian

bila saja ada seseorang bidadari yang datang
menawarkan cinta atau ia mengatakan
ia akan mencintaiku apa adanya
pasti aku menjelma orang paling bahagia di dunia ini

ingin kuyakinkan hati ini
membawamu ke dalam hidupku
lalu nikmati cinta itu sebagai anugerah Illahi
walau yang kutahu itu
hanya sebuah mimpi semata
karena mawar yang kutanam di hatiku
ternyata tumbuh di hati orang lain

24 April 2003