yang terperanjat senyatanya
begitu mendengar petir membangunkanku
mungkin juga aku adalah sepucuk daun
yang terbang melayang terhempas
saat seseorang menyanyikan lagu duka
kini aku hanya air mata
yang menyaksikan keindahan masa depan bersamamu
sebelum sadar segalanya telah runtuh
kini bumiku seakan sepi
kini duniaku seakan mati
tapi kusimpan segala itu
dalam hati dan catatanku
goodbye
21 Februari 2010

0 komentar:
Posting Komentar