Tampilkan postingan dengan label Ulang Tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ulang Tahun. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Doa Terindah


-hari ulang tahun ibu ke-53

rindu ibuku bergerimis
mengalir berembun dalam perputaran semesta
menumbuh hijau rumput dan bunga-bunga
mendebur dunia ke mana angin membawa

rindu doa ibuku mencurah
mengirim hujan di ladangku yang gersang
sederas air mata meminangku silam
membuka tirai-tirai surga di telapak kakinya
aku tersedu
menyusui madunya sekekal waktu

sepanjang perjalananku
kuharap ini adalah doa terdalam untuk ibu
semoga meruah keberkahan usia
semoga melimpah segenap anugerah dunia
dan semoga kelak turut bisa merasakan kemilau surga
(semoga Allah menerima)

selamat ulang tahun ibu

14 Januari 2012

Jumat, 16 Desember 2011

Diari Kenangan


just for : My Sister

hari kemarin
menutup selembar catatan tersurat
setahun ke belakang
mungkin kini tiba saatnya
membuka sekat yang menyekat dinding semangat
mungkin setangkai melati, atau segenggam bunga impian
akan lebih segar bermekaran
untuk menghias hari di masa hadapan

semoga,
esok kan datang sinar mentari harapan
untuk selembar diari yang terlempar
mungkin lebih indah
mungkin juga tiada bermakna
tapi tak apa
sungguh tak apa
hidup memang semestinya berbeda

mungkin mentari kan menyapamu lebih mesra
walau ilalang yang kian menjulang
akan lebih sering menghalang menerjang

berbahagialah
berbahagialah dengan semua
jalan ini pasti ada yang menentukan

16 Desember 2011

Senin, 24 Oktober 2011

Ingin Kuciptakan Sebatang Lilin


chy achie styowatie

ingin kuciptakan sebatang lilin dari rekah senyummu
saat aku bisa membayangkan bahagianya dirimu hari ini
barangkali di sana ada satu gelas dua hati
atau setidaknya, ada cinta yang masih lekat dalam dekap hangat ibunda

aku ingin menciptakan sebatang lilin yang indah
untuk sekedar hiasi hari di usiamu ke dua tiga
lilin yang tak mudah padam
berharap senantiasa nyalakan kesetiaan
untuk semangatmu yang tak pernah mematah arang

barangkali ada harap yang belum mampu kau dekap
barangkali ada mimpi yang belum sempat kau cicipi
atau barangkali sebongkah rasa yang bernama cinta
yang belum pernah kau nikmati manisnya
aku di sini, berharap segalanya akan dapat terpenuhi
pada saatnya nanti

terbanglah tinggi
untuk satu harapan yang sekiranya bisa kau raih
terbanglah jauh
tempuhi semua mimpi yang ingin kau rengkuh

good luck sister
and happy b'day 23th

24 Oktober 2011

Sabtu, 15 Oktober 2011

Oktober Adalah Aku

oktober adalah aku
dengan segala kenangan masa laluku
dengan angan, harapan, dan semua impianku

oktober adalah aku
tanpa pernah mencelah ruang untuk yang lain
ini sejarahku
ini kenanganku
dan ini juga yang selalu bangkitkan aku
meskipun semestinya nama-nama yang lain ada di situ

oktober hanyalah gambaran aku seorang
yang tak pernah bisa kukagumi dengan kata-kata jalang

15 Oktober 2011

Jumat, 14 Oktober 2011

26

kemarin,
telah aku lepaskan kenangan
dalam waktu yang terus memburu
mengejar setiap gerak langkah kakiku
sementara esok, aku tak sempat menulisi rencana

kusadari,
langkah kemarin pun telah tertinggal jauh
ingin rasa aku mengulangnya kembali
bukan karena aku menyesali
sebab mimpi kemarin masih tertidur
sisa dari langkah yang belum pernah usai

esok,
saat sinar mentari mulai jatuh ke bumi
kudekap harap di hati
agar hidup senantiasa termaknai
meniti detik demi detik yang terus berlari

aku tahu, kesendirian ini terlalu sepi
bergelayut gelisah tiada henti
namun hidup haruslah terus dijejaki
penuhi hasrat cinta, asa dan imaji
agar hati tak lagi punya janji

Ya Rabbi,
tuntunlah langkah-langkah kaki

14 Oktober 2011

Selasa, 13 September 2011

Untuk Melati


lihatlah,

sudah setahun kita tidak saling menemukan, padahal rasanya seakan baru kemarin kau mengajarkan aku bagaimana caranya membuat email, kita memang sebatas sahabat, namun pernahkah kita berpikir hubungan itu akan kembali menjadi lebih dari sekedar sahabat? Rasa-rasanya tidak, aku merasa sudah begitu lama pergi dari kehidupanmu...

ingatkah,

setahun yang lalu kita masih bisa bertemu, duduk dan bercanda bersama, melihat pesona nuansa kebiruan di atas langit yang mendamaikan, mereka telah dengan begitu indah menyentuh kita sedalam-dalamnya, rasanya kita masih bisa bersama-sama merasakan sesuatu, dan rasanya sesuatu itu tak jauh berbeda dengan sesuatu yang sering kita rasakan dahulu, tapi mungkin lebih baik kita biarkan saja...

belum begitu lama, kita bersua kembali kali kedua, di tempat yang berbeda, dan saat itu, kita seperti mengenang dan mengulang kembali apa-apa yang pernah kita lalui di tempat itu, kita melihat betapa indahnya dua jiwa yang dinaungi rasa persahabatan, dan mungkin kita pun sama-sama merasakannya...

tapi setelah itu, kita seakan lenyap...

kadang-kadang, kenangan-kenangan semacam itu bisa membuatku begitu kuat menyimpan perasaan ini, perasaan yang pernah ada dulu, saat telah begitu jauh kita melangkah bersama, disadari atau pun tidak, rindu ini sepertinya tak pernah benar-benar sirna, dari semesta jiwa, kupikir, betapa menakjubkan...

kini,

setahun sudah kita tak lagi bertatap muka, ada kecemasan yang tak terbaca, ada juga bahagia yang dirasa, namun semuanya telah memberi banyak pelajaran untuk kita percayai, bahwa segala sesuatu dalam hidup kita terjadi karena suatu alasan, yang pada saatnya telah ditentukan, dan apa yang telah kita percayai itu akan menunjukkan pada kita bahwa apa yang terjadi diantara kita selalu menjadi yang terbaik...

melati,

pejamkanlah sejenak kedua matamu, ingatlah semua hal yang pernah kita lewati bersama, aku doakan, semoga kau di sana baik-baik saja, dan untuk 11 September yang kemarin, selamat ulang tahun, semoga kau panjang umur dan sehat selalu, tambah kedewasaan, dan semakin bisa merasakan betapa penting arti dan makna dari orang-orang terdekatmu, aku ucapkan ini sekarang, bukannya aku sengaja melupakan, melainkan di hari spesialmu itu, hatimu tak lagi selalu ada untukku...

salam hangat

13 September 2011

Jumat, 12 Agustus 2011

Sajak Sederhana yang Datang dari Jauh



mentari terbit setiap pagi

mentari terbenam setiap hari

lantas usia, terus saja merangkak tanpa terasa

mengalir dan selalu mengalir

tanpa pernah tenggelam ke sisi muara



detak detik kehidupan ini

tak pernah mampu kita bayangkan alurnya

kadang saat tiada terasa ada

atau pun sebaliknya

sejarah yang indah

sejarah yang muram

segalanya terbungkus dalam kenangan

benderang cinta

benderang rindu

tersimpan rapi dalam memori yang tak mati



kini dua satu tahun sudah berjalan

anugerah cinta amanah kehidupan

berawal tentang manisnya masa kanak-kanak

kini renyah mengenyam indahnya masa remaja

satu persatu masa itu pergi

satu persatu mungkin ada yang kembali

tinggal menunggu di lain hari



ini sajak hanya sajak sederhana

barangkali sekedar menyapa saja

kukatakan sajakku, sajak yang tak mampu memberi lebih kesan di hidupmu

namun aku janji

pada tiap saat-saat yang memungkinkan

aku akan selalu mengirimimu doa-doa kebaikan

sepenuh ketulusan

dan dari sini, engkau bisa berangkat kapan saja

untuk memperindah hari-harimu



dan bila dalam perjalanan kau temukan rintangan

jangan menyerah

jangan kau sesal

yakinlah pahit dan kesulitan hidup sekarang ini

suatu saat akan menunjukkan keindahannya

mudah-mudahan saja



terakhir kuharap

semoga sajak sederhana ini tak cepat sirna

agar esok tetap bisa menanam senyum di bibir indahmu

senyum yang entah untuk kali ke berapa



hehehe...



Salam Sayang Selalu



12 Agustus 2011



Selasa, 26 April 2011

Selamat Ulang Tahun, Aisyah


kemarin kita telah saling melihat dan berbicara
dalam kesejukan rindang persahabatan
dan di hari istimewamu ini
tiada kata terindah yang bisa kurangkai
atau hal-hal paling berkesan yang mampu kuurai
dan mungkin ini takkan pernah berarti apa-apa bagimu
tapi satu yang pasti
doaku akan selalu mengiringi setiap jejak langkahmu

aisyah,
mungkin sudah saatnya kita menyadari
kita telah bersama dalam setahun ke belakang ini
tanpa pernah ada perjumpaan sama sekali
tapi entah kenapa
aku tak pernah bisa melupakanmu
meski beberapa waktu terakhir ini
kesibukan memaksaku untuk merelakanmu
namun pada akhirnya aku tersadar kembali
hanya karena aku tak bisa membohongi
bahwa persahabatan kita semestinya abadi
bahwa dalam hatiku tersimpan rindu yang senantiasa ada untukmu
percaya tak percaya, itulah kenyataannya

aisyah,
terima kasih atas warna yang pernah kau lukis dalam hidupku
ijinkan aku untuk selalu menyimpannya
ijinkan aku untuk selalu mengenangnya
walau mungkin sesungguhnya tak berhak kumiliki
semua ini karena engkaulah yang terindah

maafkan aku, aisyah
hanya ini yang mampu aku persembahkan
dengan segenap isi hati dan ketulusan
semoga sejahtera selalu payungi hari-harimu
dan semoga aku menjadi yang terbaik dalam hidupmu
selamat ulang tahun ke-22

Salam Kerinduan

26 April 2011

Jumat, 15 April 2011

Sebelum Senja Itu Tiba


tanpa suara
detik demi detik merangkak pelan
hingga hari-hari pun berganti
sesekali ada masa memejam mata
walau semenit jua
untuk satu mimpi yang tak kunjung menghampiri

tidurlah sejenak
istirahatlah...
tahunmu telah akan berganti kembali
rajut semua impian-impian lama
untailah dengan jalan keindahan
lalu mulailah menghitung mundur waktu

usiamu kini
mungkin tanpa pernah kau sadari
memaksamu untuk menjemput sekian banyak khayalan
kala hari masih begitu dini

kini dan nanti
satu detik akan menjadi begitu berharga
untuk hidup yang demikian berirama

istirahatlah sejenak
bahagiakan saat ulang tahunmu ini
selepas itu, kau telah siap bergegas lari
meraih mimpi di jelang pagi
mimpi yang kelak akan kau nikmati sendiri
sampai tiba senja hari

15 April 2011

Selamat ulang tahun Mahadewi
semoga harimu selalu indah...


Sabtu, 26 Februari 2011

Hanya (Mungkin...)

berserakan yang belum sempat kita selesaikan
dan banyak yang masih harus kita hitung bersama
sedang waktu begitu terbatas adanya

sebenarnya,
dunia kita hanyalah masa lalu
ketika langit terasa masih putih
sedang kita hanya menyulam mimpi demi mimpi

sementara kita tak pernah tahu
akankah kita kembali meniti benang usia di tahun muka?

entah...

barangkali jika memang sudah waktunya
kita tak harus selalu menunda-nunda
menggapai asa setinggi cakrawala

26 Februari 2011

* Persembahan untuk Neng Fiera yang berulang tahun ke-19, semoga usia makin mendewasakan diri, dan jangan mudah berpatah arang, keep spirit...


Jumat, 14 Januari 2011

Ibu, Selamat Ulang Tahun


-yang tertulus dariku

ibu,
kuhayati namamu sepanjang ingatan
kutulis sajak kecil untukmu sepenuh senyuman
meski tak berharga
aku ingin rangkai kata-kata ini tertata
betapa harap segala menjadi bukti
kuletak sajak sejenak mengikat batin tak henti-henti

lima puluh dua tahun sudah
kurasa ibu sudah semakin senja
namun aku tetap percaya
segenap doa tiada pernah memutus rantai-rantai cinta
sekali pun jujur saja
banyak harga yang harus aku pertaruhkan

ibu,
di sini, masih dengan kata-kata
bukan telaga surga penuh bunga-bunga
untuk hari-hari kemarin
untuk kini
dan untuk nanti
doa-doa kecilku membungkus menyelimut diri
lihatlah, aku masih kupu-kupu yang belum bersayap indah

ibu, aku mencintaimu
mentahbiskanmu dengan cinta yang paling sempurna
dan rindu yang tak tersembuhkan
selalu saja bermuara di rekah senyummu

selamat ulang tahun ibu
tersenyumlah selalu seperti saat pertama menggendongku
jangan takut, doa-doaku tetap besertamu

14 Januari 2011

Kamis, 14 Oktober 2010

Oktober Terindah


kala oktober tahun lalu kembali menjejaki tahun ini, banyak hal yang terjadi padaku, segala perubahan dalam hidup, kemanisan dan kepahitan dalam cinta, juga ketenangan, kecemasan, kedamaian, dan kerisauan, semuanya begitu mengalir, semuanya begitu berarti, dan semuanya telah mengingatkan aku betapa ternyata hidup adalah sebuah perjalanan, semuanya telah dengan begitu indah menghiasi usia, yang kemudian tanpa ragu kunamakan sebagai sebuah keajaiban...

sebab apa?...

karena di situ ada perubahan waktu yang tak habis-habis, karena di situ ada sesuatu yang sebelumnya tak pernah sedikit pun terbayang akan terjadi, dan itu tak henti-henti, selalu saja seperti itu, bahkan sampai banyak waktu begitu tak terasa terlewati...

ujung tahun lalu, ada banyak harap tertambat di hati, namun semuanya hanya mimpi, segala macam aroma duniawi begitu membuai, begitulah hampir setiap hari-hari, dan apa yang kulakukan sangat menunjukkan betapa aku hanya memikirkan diriku sendiri, lantas aku terjatuh di ketinggian mimpi, tanpa arti...

tapi lagi-lagi apa yang akan terjadi nantinya tak kuduga sebelumnya, dan ini yang kelak akan semakin meyakinkan aku, bahwa semuanya akan selalu menghiasi daur kehidupan ini, pertengahan tahun, aku masih sanggup berdiri, tanpa harus banyak bermimpi, membuat perubahan untuk hari-hariku, aku bangkit dari tempat tidurku, kadang kurapikan kadang juga kuabaikan, kubuka jendela kamar, lalu pergi mandi, menggantungkan dan memeluk mimpi-mimpi, mengerjakan apa-apa yang bisa membuatku tersenyum, meyakinkan aku bahwa hidup adalah sebuah anugerah, senyum yang dulu kucipta dan kuhadirkan sendiri, hingga kini masih dengan indahnya menghiasi, begitu indah, mungkin juga sejati...

hidupku pun tak lagi untuk mementingkan diriku sendiri, dan di hari istimewaku ini, hari di mana 25 tahun yang lalu aku menghirup nafas kehidupan di bumi ini, aku merasa semakin terpesona dengan semua keajaiban yang kulihat, kudengar, dan kurasa dari melajunya detik demi detik, masa demi masa, dan bergulirnya siang dan malam, Alhamdulillah...

untuk ibuku tercinta, sebuah anugerah terindah yang kumiliki, motivasi paling besar yang pernah kurasakan, terima kasih untuk segenap cinta, perhatian, dan kasih sayang yang kau beri tiada henti, untuk doa, senyuman, dan tawa, untuk sebuah kepercayaan, tapi maaf ibu, aku takkan pernah sanggup membalasnya, aku hanya akan mencintaimu setulusnya, dengan cinta yang terus tumbuh hari demi hari...

doa untuk ayah, semoga cepat sembuh, agar ayah bisa tidur nyenyak kembali saat tiada seorang pun di rumah ini yang terjaga di tengah-tengah malam hari, agar aku bisa mengenang kembali kejutan-kejutan terbesar yang dulu selalu ayah tunjukkan padaku, bangkitlah ayah...

untuk kamar ukuran kecilku yang romantis khas laki-laki, tak tertata pun tampak tak rapi, seringkali beraroma asap rokok dan kopi, suara musik yang kadang tak ada kata henti, terima kasih telah menjadi teman pagi, siang, sore, dan malamku, telah memberiku kenyamanan untuk beristirahat, melepas penat, menjadi alasan paling kuat untukku melupakan semua pekerjaanku...

terima kasih untuk sebatang pena, yang rela berkali-kali menghabiskan tinta untuk membantuku menuliskan semua cerita-ceritaku, dan lembaran-lembaran kertas untuk puisi-puisiku yang jadi, tak sempat jadi, atau pun yang sama sekali tak jadi, terima kasih telah dengan setia menjadi sahabat keluh kesahku...

untuk meja kerjaku, rasanya bahagia aku bisa duduk di depanmu, satu bagian terindah saat di mana aku merasa seperti baru memulai kehidupanku yang sesungguhnya, aku tahu kita akan terus bersama untuk waktu yang lama, jadi, sebelum dan setelahnya, terima kasih karena bersedia menerima kemampuanku seadanya, menjadi tempat simpanan buku-buku, komputer, bahkan selalu disuguhi kopi panas di hampir setiap pagi...

dan untuk jupiter kesayanganku, terima kasih telah mengantarkanku ke mana pun tempat yang ingin aku tuju, memberiku kenyamanan dalam perjalanan, telah merelakan bagian-bagian penting untuk menjadi kendali, untuk kuinjak dan kutunggangi, membuatku selalu merasa menjadi yang paling depan, aku janji, aku akan selalu menjagamu...

terakhir, terima kasih untuk semua pengalaman hidup, meski kini aku sendiri, melati tetap akan selalu memberi wangi di hati ini, dan aku akan tetap merasakan kebahagiaan, bahkan melebihi hari-hari untukku sebelum ini, karena kurasa inilah sebagian perwujudan mimpi-mimpiku, setahun telah berlalu, dan apa-apa yang telah terjadi padaku selama itu, semoga semuanya semakin mendewasakan aku, dan lebih mematangkan diriku, hingga tiba saatnya aku kembali menjumpai hari yang sepanjang hidupku ini selalu kujadikan sebagai hari yang paling istimewa, di tahun muka...

sampai jumpa...

14 Oktober 2010

Selamat Ulang Tahun

lembaran kalender sobek satu-satu
usia bergegas dan mengeras di dinding waktu
menghitung angka-angka tersua
mengutuhkan masa lalu, bentangan yang tak pernah mati
membilang jarak menapaki jejak
merenda harap
alangkah jauhnya hari-hari
tak ada balon, taart, dan lilin nyala
tapi pijar cahaya
tapi segar udara
memenuhi rongga
di dalam sana diriku tersua
selamat ulang tahun

14 Oktober 2010

Sabtu, 11 September 2010

Selamat Ulang Tahun, Bunga

-sebuah renungan kecil

“.....kemudian kamu akan menjadi tua, dan sebagian dari kamu ada yang diwafatkan sebelum itu, supaya kamu sampai kepada ajal yang telah ditentukan, dan mudah-mudahan kamu menggunakan akalmu.....”
(QS. al-Mu’min: 67)


musim demi musim telah berlalu
manis dan pahitnya kehidupan telah menjadi lagu sang waktu
dalam diri yang selalu kita rasa belum bertangkai kukuh

sekian lama kau biarkan raga mengembara
mencipta angan dan harapan kemudian meninggalkannya
merekah, mengikuti alur tarian duniawi
mengejar pesona mimpi di balik keangkuhan bumi

kita tak pernah tahu sebelum dua puluh dua tahun yang lalu
apakah kita akan menjadi ada atau tetap tiada
di tempat manakah kita sebelum kita dicipta dan dilahirkan
apa yang harus kita lakukan untuk kehidupan kita di dunia ini
bahkan mungkin sampai sekarang pun kita tak pernah tahu
akan ke manakah kita pergi setelah kita tiada nanti

demi waktu yang terus memutar tahun demi tahun
semestinya kita menyempat saat untuk kita berbenah diri
menata hati, tanpa jarak dan sisa kenangan yang telah mati
mencoba mengisi hari dengan sesuatu yang paling berarti

dan malam ini, sebelas september dua ribu sepuluh
aku hanya ingin sedikit mensyukuri karunia-Nya
karena tampaknya malam ini sangat bercahaya
selamat ulang tahun, bunga
biarkan waktu berjalan lebih cepat saat kita lupa dan terlena
dan biarkan ia berlalu lebih lambat saat kita melewatinya sepenuh cinta
semoga akan datang banyak harapan
dan jangan pernah ada kegelapan tanpa alasan
kecuali saat kita telah tahu bahwa kita masih bisa terus berharap

selamat ulang tahun, bunga
selamat melanjutkan perjuangan
jadilah melati yang selalu mengerti akan arti kehidupan
waktu, cinta, kebahagiaan, kesedihan, dan harapan
mereka hanya sedang berlayar menuju keabadian
jangan pernah sesekali melayu saat dilanda badai menerjang
karena setiap apa yang datang akan bisa jadi pegangan
menjadi kekuatan yang tak pernah disadari sebelumnya

selamat ulang tahun, bunga
hanya ini yang mungkin mampu aku persembahkan
kuyakin kau pasti bahagia dengan kehidupanmu yang sekarang
syukurilah...
tak ada yang bisa menghentikan
tak ada yang sanggup meruntuhkan
kecuali atas kuasa-Nya

malam kurasa sudah semakin malam
aku harus istirahat, membenamkan wajahku dalam-dalam
dan aku harus mendoakan
agar bahagiamu turut juga bisa aku rasakan
setidaknya dengan begitu
aku tidak akan pernah lagi kehilangan

11 September 2010

Rabu, 04 Agustus 2010

Selamat Ulang Tahun, Sahabat



selamat ulang tahun, sahabat
bahagialah
bahagialah
karena bahagiamu adalah bahagiaku
yang akan melebarkan senyum kita
menjelma seindah bianglala
bahagiamu mengantar sujud syukur tak terkira

selamat ulang tahun, sahabat
di dunia yang kini penuh warna
dunia yang penuh mimpi dan harapan
ujian dan cobaan
hadapilah damai nafas pertamamu
awali indah kisah barumu di tahun ini
bukalah semangatmu
dan lihatlah pendar cinta dalam jiwamu
bahagialah
bahagialah
sebagai bentuk rasa syukurmu
dan yakinlah, semua keindahan-Nya akan selalu terpancar
pada tiap-tiap hari dalam hidupmu
kau pasti akan memandang betapa indahnya kehidupan

selamat ulang tahun, sahabat
mungkin telah tiba saatmu merenung usia
memandang kelebihan dan kekurangan dalam diri
aku di sini
menyambut suka cita hari jadi
membisikkan sepotong puisi
melumurimu dengan doa-doa suci
yang akan memelukmu dengan penuh kasih

selamat ulang tahun, sahabat
selamat melanjutkan pertarungan hidup
semoga langkah perjalanan keretamu memantap
tetap pada rel keridhaan-Nya

04 Agustus 2010

Sabtu, 14 November 2009

Maknai Dengan Indah

hidup memang penuh dinamika, berliku dan banyak tikungan, sesuatu yang direncanakan tak selalu berjalan mulus sesuai yang diharapkan, sesuatu yang tak pernah terbayang sekalipun, kadang dengan santainya menghampiri, dan tanpa pernah bisa ditolak, datang silih berganti, selalu begitu

tapi semuanya, yang menyenangkan atau sebaliknya, menjadi guru yang terbaik, darinya beragam hikmah bisa diambil sebagai pelajaran paling berharga bagi perjalanan hidup, dan semuanya, kebahagiaan dan duka, akan selalu menghiasi lembar-lembar halaman kehidupan

bagaimana pun juga, kedewasaan dan jiwa besar bisa terbangun bila kita pernah mengalami berbagai rasa dan beragam bentuk peristiwa kehidupan ini, inilah saatnya kembali merenungkan, saat jatah usia kembali terambil tahun per tahun, tak boleh ada kata berdiam diri, semuanya harus bergerak untuk mencapai tujuan hidup, melalui jalan yang semestinya, dan meyakini betapa pentingnya alur sebuah proses

yang lalu tak boleh kita biarkan berlalu, meski kesempatan tak pernah dua kali tiba, jadikanlah hidupmu selanjutnya menjadi lebih baik, aku ingin kau tampak lebih matang, lebih dewasa dari usiamu yang sebenarnya, kau punya cita-cita dan segudang impian, kau juga memiliki cinta yang selalu mengelus lembut hari-harimu, kau harus bisa menjaganya

cobalah selalu hal-hal baru yang positif untuk hidupmu, dan teruslah belajar, adalah indah orang yang mau berusaha keras untuk memaknai hidup ini, aku akan selalu di sampingmu dengan cinta yang terus menggedor-gedor pintu hatimu

14 November 2009

Kamis, 19 Agustus 2004

Rose in Seventeen

seiring dengan melajunya detik-detik waktu
hari demi hari bergulis dengan pasti
tak terasa bulan pun berganti tahun
dari agustus lalu hingga agustus kini

mungkin inilah saat bahagia buatmu
di mana usia telah mendewesakanmu
bersama ini kuucapkan buat dirimu
selamat ulang tahun bunga
semoga panjang umur selalu
dan tercapai segenap cita dan cintamu

19 Agustus 2004

"Aku kan selalu mengingat pandangan pertamaku terhadapmu, dan mencoba untuk mengambil kembali saat-saat paling berkesan itu, sebuah kenangan yang aku rasa telah mengubah perasaanku yang terdalam, dan membuatku begitu bahagia di luar getirnya misteri-misteri itu." (Kahlil Gibran)

Senin, 29 September 2003

First Anniversary

senyum yang merekah
mewangi bersama kuntum mawar
bersinar secerah purnama
berlalu bersama birunya masa

setahun berlalu
tumbuh bersama asa dan doa-doa
berharap cinta kan abadi senantiasa
menggapai impian sejati

terima kasih bunga
atas segala persembahan cinta

29 September 2003