Tampilkan postingan dengan label Perpisahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perpisahan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

Sejak Aku Kehilangan


sajakku tak pernah bisa kuselesaikan sejak aku kehilangan
lalu kubiarkan berserakan
berdebu dan using bertahun-tahun
lantas engkau hadir kembali
setelah sekian lama aku tetap merasa sendiri
meski ada yang menggandeng hati
rinduku padamu tetap seperti dulu
meski pernah membeku
cintaku padamu, seperti kisah puteri tidur
kubawa mati
dan hadirmu menghidupkan lagi
seakan membawa benih-benih cinta yang dulu tak kau punya

aku masih saja termangu
ingin kupandangi kau lekat-lekat
kupeluk kau erat-erat
agar tak lagi kau berlalu dan meninggalkanku
dalam sepi yang mencekam

sekarang,
kusambut bahagia tanganmu, janji dan cintamu
bisikkanlah rindumu juga cintamu yang kau simpan dua tahun ini
aku akan mendengarkan sepenuh hatiku
dalam kebahagiaan dan kemesraan terdalamku

Jasmine

26 Desember 2011

Kamis, 21 Juli 2011

Kepergianmu

jarak ini membawa kita pada kesunyian
kau yang kemarin kusambut riang
meneteskan air mata sepertiku
mengembara ke lain cinta

21 Juli 2011

Minggu, 12 Juni 2011

Nyanyian Tengah Malam

salam kerinduan sayang
beginilah, suratan memang telah menuntut kita untuk sementara berpisah
tentu tiada yang pantas dipersalahkan
bayangkan saja saat-saat kita masih bersama
menyemai beragam bunga di halaman asmara
satu jiwa kita, adalah rumah bagi hati kita berdua
kapan saja
di mana saja

dalam kerinduan yang kurasakan kini sayang
terselip keindahan dan kedamaian
dengan puncak ketulusan yang paling teduh
segar dalam ingatan walau ada resah
namun kita kian mengerti bagaimana kelak semestinya
walau jarak memisah
di balik curam waktu merambah
namun nurani masih searah

malam melagu selembut sabda jiwa
dan kesepian yang kembali mengalun ini
adalah kerinduan yang telah kita janjikan sebelumnya
merdu
menyentuh kalbu

salam kerinduan sayang
semoga esok masih milik kita bersama

12 Juni 2011

Sabtu, 04 Juni 2011

Memetik Rindu di Hatimu


sayang, hamparan rindumu menggenang
terbungkus indah seisi hati
hiasi debar-debar asmara dalam dada
terbingkai warna-warni bianglala
di tengah terik panas mentari
menumpah cahaya surga dalam kawah jiwa

memetik rindu di hatimu
saat rasa itu tergenggam kian meronta
entah akan jadi apa nantinya
kadung aku terpesona

memetik rindu di hatimu
saat dalam jiwa terlukis bayang-bayang wajah
memintal kata menyulam satu risalah
entah akan jadi apa nantinya
kadung aku terkesima

sayang,
ujung demi ujung hati ini dijunjung jutaan cinta
mendandani kita di antara kisah-kisah tua
sampai berlalu kedipan senja

sedang di persimpangan jalan ini
ada jumpa dan perpisahan kembali
dan kita akan berjalan sendiri-sendiri
namun jangan pernah menyangka aku pergi
karena aku akan selalu di sini
membasuh nurani dalam pucuk-pucuk mimpi

04 Juni 2011

Jumat, 27 Mei 2011

Patah

biarkan aku sakit hati
biar semua mati
dengan sendiri

sia-sia kuanyam putih melati
tanpa ada rasa saling memaknai
biarkan saja kisah ini terberai
tergulung tumpukkan kenangan menderai

namun aku takkan pergi
sampai pagi tak lagi memberi arti

27 Mei 2011

Selasa, 24 Mei 2011

Usai


aku tahu rasanya
tentang kerinduan yang suatu saat pernah kau timbunkan
sekedar terbaca dari sorot mata
dari bibir yang tak pernah berteman setia

dan waktu pun kini memberi kepastian
pada akhir yang semestinya kita rasakan
dalam sebentuk perpisahan
yang tak terelakan

24 Mei 2011

Kamis, 05 Mei 2011

Selamat Malam, Sayang

selamat malam, sayang
jika kau belum lelap jua
aku siap bercengkerama
namun jika mimpimu telah jauh mengembara
kutimang engkau dengan sebaris doa

di sini rindu mengejar hujan menderas
menggetar di jiwa yang terus menyala
jika kubayangkan senyum indahmu
rasanya tak mungkin secepat itu kau berlalu

aku tahu,
puisikiu tak pernah seindah cinta yang ada dalam hatimu
pun tak seperti purnama di atas setapak jalan hidupmu
tapi setidaknya, ia kaya dengan rasa
hidupkan makna dalam pelangi warna
damai sejenak untuk bersama mengecap bahagia

selamat malam, sayang
hanya ada sajak malam peniti jembatan kerinduan
tak panjang, memang tak panjang
namun telah kutuliskan dua tangkai hati di dalamnya
yang satu menyanyi
satunya lagi menari

05 Mei 2011

Rabu, 04 Mei 2011

Mengapa

ada saatnya datang
ada saatnya menghilang
tentu...
tapi mengapa datang dan menghilang dalam hidupku
seperti tak menemui perhentian
mengapa?...

04 Mei 2011

Jumat, 01 April 2011

Aku Mengenalnya Ayah

aku mengenalnya ayah
yang telah dipercaya untuk melahirkanku ke alam dunia

aku mengenalnya ayah
yang saat hujan atau pun kemarau selalu saja menjaga dan membesarkanku

aku mengenalnya ayah
yang senantiasa mengajarkan arti dan makna hidup di masa kecilku

aku mengenalnya ayah
yang rela membagi cahayanya demi terang dalam jiwaku

aku mengenalnya ayah
yang telah bertahun-tahun menabung kenangan dalam hatiku

sudah bertahun pula lamanya
aku kehilangan jejak langkah-langkahnya
aku merindukan peluk dekap hangatnya
yang dulu senantiasa menjulur menyentuh jiwa
mengukir ranting-ranting berselimut cahaya
penuh warna

dan kini, sebagai manusia biasa
aku harus rela merenungi sisa kepergiannya
berharap doa dapat menjadi cahaya di malam pertama
selamat jalan, ayah
tunggulah aku di surga-Nya

01 April 2011

Minggu, 13 Februari 2011

Setelah Setahun Berlalu


setahun sudah kujalani kesendirian
kali ini aku kembali ditemani kata-kata
yang telah sejak lama belum sempat kujadikan puisi
aku sungguh terdiam
aku tahu ucapanmu benar-benar lahir dengan ketulusan
dan aku akan membiarkan bahagiamu bersamanya

aku sangat mencintaimu
aku tak kuasa melihat hatiku terluka
namun jika kau bisa bahagia
meski tak lagi bersamaku, aku akan bahagia
sepanjang kebersamaan kita
aku telah berbagi banyak hal denganmu
dan aku telah bersyukur
setidaknya dalam rentang singkat kehidupanku
aku sempat memilikimu

percayalah, sayang
aku akan selalu menjaga namamu
dan aku akan menjaga diriku sendiri, itu janjiku dulu
sungguh, kau harus percaya aku bisa melakukannya
karena suatu saat aku memang harus melakukannya

terakhir,
untukmu yang telah pergi dengan segenap kelebihannya
kau berhak hidup bahagia bersama seseorang yang kau cinta
dan satu yang selalu kuharap
air mata dan luka hati kan melenyap

13 Februari 2011

"...hakikat mencintai, bukanlah seberapa banyak yang bisa kita ambil, namun seberapa banyak yang bisa kita beri, juga bukanlah seberapa besar yang bisa kita dapat, melainkan seberapa besar yang bisa kita bagi..."

Sabtu, 13 November 2010

Semarang, 13 November 2010

tiada duga sebelumnya
yang awalnya entah kapan saling jumpa
terasa istimewa dua hari itu seminggu yang lalu
aku akan terus merindukan saat-saat begitu
hari biasa namun berkesan berharga
memang singkat tapi mengikat kenangan

dawai-dawai senja masih terngiang di telinga
masih tergetar di hatiku
walau semua terasa sesaat
sungguh aku menikmatinya

aku menerima semua yang hadir dan yang harus pergi
meskipun kesepian akhirnya datang
namun sungguh aku pun menikmatinya

rindu-rindu dan harapan ini tetap menyala
walau cinta sempat surut dan padam
namun aku masih memiliki hati untuk tumbuhkan kembali

lilin harapan kan selalu di sisi bersama sang waktu
dan aku senantiasa tersenyum
sambut pagi demi pagi
melebarkan sayap hinggapi senja

-Mahadewi Kecil


...terima kasih nota kecil istimewa untukku, semoga lilin-lilin harapan tetap menyala terang seterang niat yang tulus, aku merasa selalu bahagia dengan kedamaian ini...

13 November 2010

Jumat, 12 November 2010

Dawai-dawai Senja

-sepucuk nota kecil untuk mahadewi kecil

genap sepekan sudah aku tinggalkan keramahan kotamu
mungkin sama halnya dengan sepi perasaanmu sejak itu
tapi aku sangat berharap, kau tetap menikmati perjalananmu
memahami liku kehidupan ini
sepertiku, yang sempat tak dapat menikmati hari-hari sebiasanya

tak bisa kuungkap keterpesonaanku di kota yang mengesankan itu
semuanya masih terasa seperti mimpi
masih lekat terasa hingga kini
ia tak pergi seiring berlalunya pagi demi pagi
pun tak hilang

rasakanlah betapa bahagianya aku
bagiku, dua hari itu rasanya seperti sedang berada di sidney
atau mungkin di paris
kenangan yang tak jua kunjung menipis
dan mungkin pula tak akan pernah pudar

dari sini
aku ingin kau tetap nyalakan lilin harapanmu
karena aku yakin
lilin harapan itu yang akan kembali menghidupkan cinta yang sempat padam dan mati

tersenyumlah mahadewi kecilku
damailah selalu di sana

12 November 2010

Senin, 08 November 2010

Malam Perpisahan

kemudian adalah malam ini
meninggalkan secangkir kedamaian yang telah lama kukenali
kemudian malamku dihausi rindu
seolah jiwa berontak tak ingin berlalu
kemudian malamku menaburnya lagi dalam secangkir kopi
larut bersama manisnya hari demi hari
yang selalu ingin kureguk kunikmati

akan tetapi,
sajian indah ini sendirinya pergi
entah kapan lagi dapat kutemui

08 November 2010

Senin, 22 Maret 2010

Kalau Saja Aku Masih Bisa Bersamamu

pada hari pertama kali bertemu denganmu
hari itu aku belum bisa mengatakan sesuatu
aku hanya bisa melihat matamu
dan juga melihat bagaimana caramu tersenyum

tapi semuanya berubah beberapa hari setelah itu
dan tak lama kemudian aku sudah berada di sisimu
mendengarkan ceritamu, berbicara dan tertawa denganmu
kita saling katakan kita ingin selalu bersama untuk selamanya

sejak itu setiap hari yang aku lihat adalah kau
meskipun berjauhan, aku tidak bisa menahannya
aku hanya ingin bersamamu selalu
sedang untuk berada di sisimu
aku tak pernah selalu bisa melihatmu ada di dekatku

berada di sisimu
di mana pun aku selalu ingin
sekedar untuk menikmati senyumanmu
tapi satu hal yang aku lupa tanyakan padamu adalah bahwa
jika hatimu sudah ada yang mengambil
jika ada seseorang yang lain di hatimu
dan jika ada seseorang yang menunggu untukmu
aku belum pernah tahu jawabanmu yang sesungguhnya

dan kemudian pada akhirnya ada
aku tidak tahu harus berkata apa setelah apa yang aku dengar
aku bahkan tidak tahu yang harus kupikirkan itu seperti apa
dan bahkan aku tidak tahu juga harus berbuat apa untuk melangkah
bahkan pikiran ini memberitahuku apa yang tidak bisa aku lakukan

satu hal yang aku selalu takut
satu hal yang bahkan dalam mimpiku aku tak pernah membayangkannya
satu hal bahwa aku harus bisa mengatakan pada diriku antara melangkah berjalan pergi atau sebaliknya
aku belum berani memutuskannya

kalau saja aku tahu ini dari awal
kalau saja aku bisa memutar kembali waktu
kalau saja aku kuat untuk menghadapi semuanya
maka mungkin, hanya mungkin ...
aku masih bisa bersamamu bahkan hanya untuk satu saat ini

22 Maret 2010

Kamis, 18 Maret 2010

Ratapan Cinta

andai lamunku tak terdobrak
aku masih akan terdiam
terpaku menatap sisa bayangmu, jauh…
hingga kau tak lekat lagi di mataku
meratap tangisku mengenangmu

hanya seberkas asa dariku yang kau campak
sebongkah hati yang kau cerca setianya
tanpa jemu kuninabobokan bayangmu
seolah kian lekat di pelukku
hingga kau terlelap dalam hidupku
seraya kurasa dekap cintamu
tapi, di mana setiamu?...

sesaat lamunku tersentak
aku menghibahkan diriku ratapi kepergianmu
kecil asa yang menanti
dari bekas bayang-bayang indahmu

aku semakin tak menentu
terhempas angin kesunyian
terpukul henyak tanpa ada harap
terpuruk di satu sudut jiwa
yang kian ratapi kehilanganmu

18 Maret 2010

Rabu, 17 Maret 2010

Selamat Tinggal

benarkah kisah kita ini berakhir kini?
dapatkah saatnya bagi kita untuk saling ucapkan selamat tinggal?

rasanya terlalu cepat, itu jauh terlalu cepat
kupikir, bagiku
kau bisa tersenyum dengan mudah
sedang aku akan terlalu panjang menghela napas

kita telah saling berbagi hidup
dan memberi begitu banyak cinta
aku tak pernah percaya ini benar-benar akan memisahkan kita
kau sedang bergerak menuju kehidupan baru tanpa aku
sedangkan aku harus pergi dengan bekas luka di atas patahnya hati ini

pergilah sayang
jika memang itu yang harus kau lakukan
aku di sini akan baik-baik saja
betapa pun sakitnya
aku tidak ingin kau mengetahuinya
aku akan selalu mendoakanmu tanpa berharap kau kembali
tapi saat kau pergi
diam-diam air mataku ini mengalir sederas-derasnya

tapi aku tak bisa marah
aku terlalu banyak mencintaimu
aku akan menyembunyikan kesedihanku kini
sehingga kau tak pernah tahu itu
manis kebahagiaan adalah apa yang aku harapkan untukmu
selamat tinggal cintaku
aku berharap kau baik-baik selalu

17 Maret 2010

Sabtu, 13 Maret 2010

Aku Hanya Ingin Satu Hari Lagi denganmu


aku hanya ingin satu hari lagi denganmu
aku sangat sedih dan tertekan
apakah yang aku mesti lakukan adalah beristirahat
lantas pergi tidur di malam hari
tapi mimpiku, aku hanya tak bisa merasakan hadirmu

aku memikirkanmu berbaring di tempat tidur
dan bertanya-tanya jika ada sesuatu yang aku bisa katakan
aku berharap kau masih di sini
tapi aku tahu bahwa kau masih dekat di hati ini

aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu
aku hanya berharap kau tidak perlu pergi
aku hanya ingin satu hari lagi denganmu
dan aku tahu apa yang membuatmu ingin berlalu dari hidupku

aku rindu padamu lebih dan lebih setiap hari
ada begitu banyak hal lagi yang ingin kukatakan
aku tahu aku akan bertemu denganmu kembali
tapi hidupku baru akan dimulai beberapa hari lagi

13 Maret 2010

Senin, 22 Februari 2010

Aku Adalah Aku

mungkin aku hanya sebutir pasir di keluasan gurun
yang terperanjat senyatanya
begitu mendengar petir membangunkanku

mungkin juga aku adalah sepucuk daun
yang terbang melayang terhempas
saat seseorang menyanyikan lagu duka

kini aku hanya air mata
yang menyaksikan keindahan masa depan bersamamu
sebelum sadar segalanya telah runtuh

kini bumiku seakan sepi
kini duniaku seakan mati
tapi kusimpan segala itu
dalam hati dan catatanku

goodbye

21 Februari 2010

Minggu, 21 Februari 2010

Selang Tiga Puluh Menit

untukmu,
yang telah mengakhiri mimpi indahku
yang telah membangunkanku dari tidur panjangku
aku menantang rintang
menembus aral
dan berlari sekencang-kencangnya
kan kutolak semua cinta yang akan datang
dari kebuntuan yang kuharap sementara ini

barangkali bukan takdirku
untuk terus membelai lembut jemarimu
barangkali bukan milikku
berbagi mimpi bersamamu
namun kau terlanjur sejatiku dalam mengarungi hari

aku tak kuasa lagi
meredam keperitan yang menghunjam
memendam semacam kepedihan yang mendalam
aku bisa mengerti, bisa memahami banyak kenistaan
kadang sudah baik tapi belum benar
bukan sekedar tulisan-tulisan
untuk lalui beragam kenyataan

aku terbiasa merasakan kepedihan sejenak
keperitan, juga keresahan
tapi aku tak pahami penting artimu bagiku
aku tak pedulikan saat-saat tertentu
senyatanya aku hanya berteriak lantang
dengan keegoanku sendiri

selang tiga puluh menit saja
kini aku pahami
aku mengerti apa yang telah terjadi
bahwa takdir bukanlah kejadian
melainkan suatu keadaan
di mana ada yang menentukan
dan ada yang ditentukan
aku dan kau kini di dalamnya
sebuah tragedi asmara
antara nurani dan kata

21 Februari 2010

Sabtu, 20 Februari 2010

Selamat Jalan

seribu seratus delapan puluh hari kau ada
membagi kasihmu bersamaku
menapaki hari-hari panjang berdua
kau curah rindumu
kau limpah cintamu
kureguk semua itu sepenuh kenikmatan

hari-hari kita lalui
kita jalani dalam damai
terasakan betapa makin erat saja
pelukanmu saatku merindumu

namun kini bagai kilat saja waktu berlalu
kau meninggalkanku
saat kehausan ini masih terasa
saat hangat peluk itu belum jua mereda
kau langkahkan lagi kakimu
menjelang kehidupan barumu
merangkai hari esok bahagiamu

selamat jalan sayang
sepotong doa tulus aku naikkan
songsonglah hari depanmu
nikmatilah hidup barumu
semoga bahagia selalu

20 Februari 2010