Rabu, 21 Januari 2004

Kau Selalu di Hatiku

aku belum merelakanmu pergi saat ini mawar
aku tahu kau ingin kembali bersamanya
tapi di sini
aku masih sangat membutuhkanmu

jangan kau ingkari
kau takkan pernah bisa pergi
selagi masih bisa kau nikmati kebersamaan kita
selagi hatimu pun masih bisa tersentuh oleh kelelakianku

meski sebenarnya,
hadirmu hanya akan membawa sunyi dan kesendirian
aku akan menikmatinya
aku sungguh mencintaimu
dan takkan pernah rela bila kau kembali bersamanya

aku tahu
kedua sayap cintamu ingin terbang jauh dariku
menjemput impian yang telah ditiupkan olehnya
aku tidak akan sakit, apalagi menangis
seandainya kau baca tulisanku ini
saat itu kau pasti akan tahu
bagaimana sebenarnya perasaanku

21 Januari 2004

Selasa, 20 Januari 2004

Mesra

detik-detik waktu
mengalir menghayutkan aku
dalam melayar bahtera cinta
bagai bunga-bunga tersenyum mesra
lewati sisa-sisa harinya
indah dan bermakna

20 Januari 2004

Rabu, 14 Januari 2004

Bintang di Surga

tertidur, tertidurlah gadisku
dengan pejam mata yang rapat
dengan senyum yang tetap merekah
seolah beban telah terlepas

14 Januari 2004

Kamis, 08 Januari 2004

Memilikimu

memilikimu...
bukanlah suatu keharusan
untuk cintaku

08 Januari 2004

Rabu, 07 Januari 2004

Maafkan

maafkan
jika aku terlalu memintamu untuk meninggalkannya
yang mungkin juga kau sayangi
karena sangat sulit bagiku
menjalani semua ini
bila kau mencintaiku
hanya separuh hati

07 Januari 2004

Rabu, 31 Desember 2003

Angin Desember

angin bulan desember bergegas lekas
seakan ingin mengantar waktu ke tabir masa lalu
usah berharap sekejap
karena segala selalu cepat lewat
sebab ada yang gagal tanggal
semacam sisa pijar cinta

barangkali setelah tahun sampai selesai
ada yang kadang mengundang
untuk kembali balik ke bulan november
kenapa berharap
sebab masih ada pesona cinta di sana
semacam peristiwa memori yang tak mudah dilupa

angin bulan desember bergegas lekas
memberi sebentuk isyarat
perjalanan pun jadi kian mendekat

rosmie,
semoga di malam tahun baru ini
kita bahagia karena kita masih bersama

31 Desember 2003

Sabtu, 27 Desember 2003

Senandung Penghujung 2003

desember yang kunanti
kembali berlari meninggalkan ribuan pijakan kaki
mencium aroma tahun baru
membisik kata pelipur lara
dalam sebuah puisi ringkas
penghalau kepedihan jiwa

sepanjang 2003 ini
banyak hal telah mengajariku bersikap dewasa
mencari tahu apa yang sebenarnya kuinginkan
:menjadi seseorang yang berani
ungkap semua rasa dan pikir dari hati

27 Desember 2003

Rabu, 24 Desember 2003

Aku Ingin Cintamu Sesungguhnya

kenapa kita mesti berpisah
bila hanya sebab sesuatu yang tak tentu
kalau memang ini kepastianmu
terimalah kehadiranku apa adanya
karena aku ingin cintamu sebenarnya

bacalah isi hatiku betapa ia merindukanmu
di mana kau bersembunyi
kucari-cari dirimu untuk kucium dan kuajak bercumbu
dalam indahnya percintaan ini
karena aku ingin cintamu sebenarnya

apa masih perlu menyebutmu dengan kata kekasih
kalau ternyata tanpa sebutan itu pun
aku tetap mengasihimu?...

jangan lepas aku pada dunia ketidakpastian
aku pasangan jiwamu
jemput aku bunga
kembalikan aku ke bumi hatimu
karena aku ingin cintamu sesungguhnya

kini aku dalam hampa
entah siapa yang membawaku jauh ke sana
padahal kau aku bagai srikandi arjuna
jadikan aku kaki tanganmu kembali dalam setiap gerak kehendakmu
jangan biarkan ruang jarak memisahkan kita
karena aku ingin cintamu sesungguhnya

24 Desember 2003

Minggu, 21 Desember 2003

Tentang Cintamu

berlalu masa
saat kau memintaku mencintaimu setulus hati
dan kini, adakah yang berubah dari cintaku
saat cintamu telah begitu banyak memberiku kekuatan, keindahan, dan kebahagiaan
membuatku kesulitan setiap kali ingin kupejamkan mata ini?

mawar,
cintamu adalah air minuman yang menyegarkan
ia selalu mampu hilangkan dahaga kalbu
cintamu telah menghanyutkan pasir-pasir cintaku
kuterlarut
luruh tenggelam dalam kemerduan simfoni cintamu

21 Desember 2003

Jumat, 12 Desember 2003

Yang Terdalam

aku datang membawa kerinduan
yang telah lama terendap dalam nafasku
kubawa rinduku bersama cinta yang terbenam di dadaku

membangkitkan aku
merenggut hatiku
memeluk cintaku

dan rinduku yang terdalam
untukmu

12 Desember 2003

Rabu, 10 Desember 2003

Bila Kau Kembali

bila kau kembali
tiba-tiba aku merasa kangen
pada candamu yang ria
pada tawamu yang ceria
pada gayamu yang penuh pesona

kugoreskan pena dengan segenap rasa
kutumpahkan segala asa di lembar jingga
agar engkau tahu
ada harap dan rindu menemaniku
yang menanti kepulanganmu
kembali di sisiku

10 Desember 2003

Minggu, 30 November 2003

Ernawati

telah sejak lama aku mendamba pertemuan ini
bukan karena aku masih memendam cinta
bukan pula caraku ingin merasa dekat kembali denganmu

aku tahu,
senyummu masih tetap indah seperti dulu
sikapmu tetap ramah memanjakanku
dan aku juga tahu
dadamu masih menyimpan getar-getar cinta
sekecil apa pun itu kau getarkan ke dalam jiwaku

semestinya kau tahu
selama ini aku telah banyak berubah
kukira kau tahu apa yang selama ini terjadi padaku

jujur kuakui
cantikmu bertambah dari cantikmu tiga tahun lalu
dan aku tak mampu sembunyikan perasaan ini
tapi mungkin kini harus kukatakan
kita tak mungkin bersama seperti dulu lagi
apalagi kau telah mengenal dekat
siapa orang yang saat ini bersamaku
kuharap kau bisa terima
dan yakini bahwa ini terbaik untuk kita

30 November 2003

Senin, 24 November 2003

Untuk Bunga Tercinta

malam...
kemarau merapat
menepikan sepi
dingin menempel di kulit

malam...
aku menulis puisi mini
buat bungaku yang cantik
aku mencintai kata-katanya
aku mencintai perangainya
aku mencintai segala tentangnya
sebab aku mesti percaya pada cintanya
begitu bunyi puisi itu

24 November 2003

Selasa, 11 November 2003

Dapatkah Hati Ini Bersandar

lorong jiwaku mengembara
dalam kesenduan bayanganmu
bertanya-tanya pada sekat hatimu
dapatkah hati ini bersandar
untuk sekedar menikmati pijar matamu

11 November 2003

Senin, 03 November 2003

Bidadariku

hasrat hati semakin melayang
dari jiwaku akan dirimu
rasa terkembang bawa hati
lantunkan melodi indah
menarilah bersamaku, bidadariku
berserilah dalam redupnya dunia
tersenyumlah, bidadariku
jangan kau pergi berlalu

03 November 2003