rindu
masih terlalu pagi
jadi kau ajak aku pergi
jika langit mendadak mendung
dan angin menderu kencang
sesekali
12 April 2005
Selasa, 12 April 2005
Senin, 11 April 2005
Tak Ada Yang Memaksa
tak ada yang memaksa
kau rindu pada hadirku
tapi jika sekata ingin berucap
lihatlah lebih dekat
kau akan mengerti
betapa cintaku hanya akan kuberikan
untukmu
11 April 2005
kau rindu pada hadirku
tapi jika sekata ingin berucap
lihatlah lebih dekat
kau akan mengerti
betapa cintaku hanya akan kuberikan
untukmu
11 April 2005
Minggu, 10 April 2005
Terbawa Sepi
rona wajahmu semakin surut
mengalir deras ke muara hati
siang dan malam
rindu membahana
cinta menggema
aku sendiri
terbawa sepi
10 April 2005
mengalir deras ke muara hati
siang dan malam
rindu membahana
cinta menggema
aku sendiri
terbawa sepi
10 April 2005
Jumat, 01 April 2005
Katakanlah...
katakanlah...
bahwa cinta telah meluncur dari hatimu
ketika dingin melintas sendiriku
seperti waktu membawa sebentuk lagu
01 April 2005
bahwa cinta telah meluncur dari hatimu
ketika dingin melintas sendiriku
seperti waktu membawa sebentuk lagu
01 April 2005
Kamis, 31 Maret 2005
Menatapmu dari Sebuah Pena
aku lihat
kau tak lagi menjumpaiku
sebagai seorang kekasih seperti kemarin
pertautan hanya sebatas teman
aku tak membenci
aku hanya tak pernah mengerti
31 Maret 2005
kau tak lagi menjumpaiku
sebagai seorang kekasih seperti kemarin
pertautan hanya sebatas teman
aku tak membenci
aku hanya tak pernah mengerti
31 Maret 2005
Senin, 28 Maret 2005
Cinta di Nadi Darahku
bergayut namamu di bulu mata
melukis sebilah purnama
di atas bukit setengah senja
rosmie,
ini cinta untukmu
luas tak bermuara
dalam sedalam cinta dihatimu
bergayut namamu
mengalir di nadi darahku
28 Maret 2005
melukis sebilah purnama
di atas bukit setengah senja
rosmie,
ini cinta untukmu
luas tak bermuara
dalam sedalam cinta dihatimu
bergayut namamu
mengalir di nadi darahku
28 Maret 2005
Senin, 21 Maret 2005
Terbuai
sebaris kata cinta
tenggelam dalam rahim jiwa
hingga mengiris sepi
di gerbong hati
dan kita pun ikut karam
lantas kelam
21 Maret 2005
tenggelam dalam rahim jiwa
hingga mengiris sepi
di gerbong hati
dan kita pun ikut karam
lantas kelam
21 Maret 2005
Minggu, 20 Maret 2005
Tak Pernah Rela
aku tak pernah rela kau dengan yang lain
aku pernah bilang itu padamu
bila suatu saat kau lepas tak terikat
kembalilah...
kau akan kudekap erat
20 Maret 2005
aku pernah bilang itu padamu
bila suatu saat kau lepas tak terikat
kembalilah...
kau akan kudekap erat
20 Maret 2005
Sabtu, 12 Maret 2005
Cinta di Matamu
cinta yang ada di matamu
bagai menatap langit yang tengadah
hingga berbulan-bulan kudekap
dalam sejumlah cerita
kerinduan yang tak pernah tuntas
sedang kau selalu saja begitu
menjinakkan rasa
seolah ingin membuktikan
kau terlampau tinggi untuk kudaki
aku menantimu
adakah matamu tiba-tiba menyelusup
untuk rindu yang tak pernah tuntas?.....
12 Maret 2005
bagai menatap langit yang tengadah
hingga berbulan-bulan kudekap
dalam sejumlah cerita
kerinduan yang tak pernah tuntas
sedang kau selalu saja begitu
menjinakkan rasa
seolah ingin membuktikan
kau terlampau tinggi untuk kudaki
aku menantimu
adakah matamu tiba-tiba menyelusup
untuk rindu yang tak pernah tuntas?.....
12 Maret 2005
Menatapmu di Hening Malamku
Kamis, 10 Maret 2005
Nyanyian Rindu
alangkah indahnya hidup ini
andai dapat kutatap wajahmu
kan pasti mengalir air cintaku
karena pancaran ketenanganmu
kekasihku...
belum lagi kutatap wajahmu
aku rindu
10 Maret 2005
andai dapat kutatap wajahmu
kan pasti mengalir air cintaku
karena pancaran ketenanganmu
kekasihku...
belum lagi kutatap wajahmu
aku rindu
10 Maret 2005
Rabu, 09 Maret 2005
Pengembaraan
apakah kita mesti menunggu
hujan selesai untuk memungut riang
tidak, ini tidak mungkin
teruskan saja desahanmu
menembus relung telingaku
dengan gemeriap suara hujan
agar akar kata-kataku
sempurna terbaca
09 Maret 2005
hujan selesai untuk memungut riang
tidak, ini tidak mungkin
teruskan saja desahanmu
menembus relung telingaku
dengan gemeriap suara hujan
agar akar kata-kataku
sempurna terbaca
09 Maret 2005
Senin, 28 Februari 2005
Jangan Tinggalkan Aku
dalam malam ini
aku merindukan hangatmu
hanya kamu
gelap malam ini
hanya dirimu di khayalku
terdalam... di hati...
jangan tinggalkan aku
karena kuyakin tak mampu
mungkin ku terlalu mencintaimu
pejamkan matamu
mimpikan aku di tidurmu
terlelaplah... engkau
jangan lupakan aku
jangan tinggalkan aku
28 Februari 2005
aku merindukan hangatmu
hanya kamu
gelap malam ini
hanya dirimu di khayalku
terdalam... di hati...
jangan tinggalkan aku
karena kuyakin tak mampu
mungkin ku terlalu mencintaimu
pejamkan matamu
mimpikan aku di tidurmu
terlelaplah... engkau
jangan lupakan aku
jangan tinggalkan aku
28 Februari 2005
Minggu, 27 Februari 2005
Lagu Biru
dari tumpukan cerita masa lalu
kutatap dirimu setiap waktu
lalu lahir puisi demi puisi
tentang luka hati
yang mulai mengering kini
karena senyummu
rosmie,
kapan lagi bersama kita bernyanyi?
27 Februari 2005
kutatap dirimu setiap waktu
lalu lahir puisi demi puisi
tentang luka hati
yang mulai mengering kini
karena senyummu
rosmie,
kapan lagi bersama kita bernyanyi?
27 Februari 2005
Sabtu, 26 Februari 2005
Februari Kelabu
kumohon,
jangan pernah ceraikan aku dengan kata-kata itu
sekali lagi
sebelum akhirnya aku memejam
meresapi tubuhmu
meresapi jiwamu
barangkali kelak
ketika tiba lagi aku di sini
sambil mendengar sayup-sayup senja
aku hanya akan menjumpaimu
seraya mendendangkan lagu
yang biasa tersenandung dari bibir manismu
barangkali kelak
aku tak bisa lagi menjumpaimu
26 Februari 2005
jangan pernah ceraikan aku dengan kata-kata itu
sekali lagi
sebelum akhirnya aku memejam
meresapi tubuhmu
meresapi jiwamu
barangkali kelak
ketika tiba lagi aku di sini
sambil mendengar sayup-sayup senja
aku hanya akan menjumpaimu
seraya mendendangkan lagu
yang biasa tersenandung dari bibir manismu
barangkali kelak
aku tak bisa lagi menjumpaimu
26 Februari 2005
Langganan:
Postingan (Atom)