seusai kubaca larik-larik puisimu
ingin segera aku menemuimu, dinda
kubelai kerudungmu
untuk bersandar damai di dadaku
sungguh, aku memahami benar kata-katamu
seandainya kau perlu tahu
mungkin kini harus kuakui
bahwa telah tertanam secuil rasa cinta di dasar hati
tapi maaf
aku sama sekali tak ingin mengecewakannya
06 November 2005
Minggu, 06 November 2005
Rabu, 02 November 2005
Seandainya
seandainya
aku kehabisan kata
dan tanganku kan kaku
tak lagi berani memasuki rumahmu
kan terdamparkah cintaku dipelukmu
masih berdekapankah kita
melangkah hingga pagi tiba?
02 November 2005
aku kehabisan kata
dan tanganku kan kaku
tak lagi berani memasuki rumahmu
kan terdamparkah cintaku dipelukmu
masih berdekapankah kita
melangkah hingga pagi tiba?
02 November 2005
Selasa, 01 November 2005
Penjaga Bunga
yang luput dari diriku adalah bunga
saat sampai di tepi
berhari-hari aku siramkan puisi
ke belantara yang sembunyikanmu
rindu jadi api
membakar permukaan hati
beribu mimpi yang merubung hidupku
jadilah nyata
jadilah nyata
01 November 2005
saat sampai di tepi
berhari-hari aku siramkan puisi
ke belantara yang sembunyikanmu
rindu jadi api
membakar permukaan hati
beribu mimpi yang merubung hidupku
jadilah nyata
jadilah nyata
01 November 2005
Kurelakan
kurelakan kau pergi membawa diri
tak perlu lagi kutangisi perpisahan ini
mungkin
aku hanya ingin melukis sebuah taman
dengan kuntuman bunga-bunga indah
tempat aku bisa merasakan kedamaian
suatu hari nanti
tanpa kau
tanpa dia
tanpa siapa pun jua
01 November 2005
tak perlu lagi kutangisi perpisahan ini
mungkin
aku hanya ingin melukis sebuah taman
dengan kuntuman bunga-bunga indah
tempat aku bisa merasakan kedamaian
suatu hari nanti
tanpa kau
tanpa dia
tanpa siapa pun jua
01 November 2005
Kesunyian
mari
pahami kesunyian ini, rosmie
sebab diantara tiang-tiang mimpi
dan deru dentuman sepi
rindu yang melingkupi wajahmu
adalah rindu tiada terperi
dan galau yang melingkari hatiku
menjelma berjuta kata mengalir
01 November 2005
pahami kesunyian ini, rosmie
sebab diantara tiang-tiang mimpi
dan deru dentuman sepi
rindu yang melingkupi wajahmu
adalah rindu tiada terperi
dan galau yang melingkari hatiku
menjelma berjuta kata mengalir
01 November 2005
Senin, 31 Oktober 2005
Aku Ingin
aku ingin...
pergi jauh
menumpahkan sedihku
namun adakah yang mau mendengar
jeritan hatiku yang begitu
memilukan
aku ingin...
suatu saat
engkau datang
yang mengerti kesedihanku
dan mau mendengar
keluh kesahku
31 Oktober 2005
pergi jauh
menumpahkan sedihku
namun adakah yang mau mendengar
jeritan hatiku yang begitu
memilukan
aku ingin...
suatu saat
engkau datang
yang mengerti kesedihanku
dan mau mendengar
keluh kesahku
31 Oktober 2005
Dengan Segenggam Cinta
dengan segenggam cinta
ya, dengan segenggam cinta ini
aku mencoba mengemasi kenangan
yang tersembunyi di lipatan waktu
dan dengan sukma tak terbasuh
aku akan terus mencoba
mencoba
mencoba melupakan kisah kita
sampai hatiku kembali terhujani rindu
kan kucoba lupakan kisah kita
dengan segenggam cinta
31 Oktober 2005
ya, dengan segenggam cinta ini
aku mencoba mengemasi kenangan
yang tersembunyi di lipatan waktu
dan dengan sukma tak terbasuh
aku akan terus mencoba
mencoba
mencoba melupakan kisah kita
sampai hatiku kembali terhujani rindu
kan kucoba lupakan kisah kita
dengan segenggam cinta
31 Oktober 2005
Hanya Mimpi
seusai sebuah pagi yang berderai
kata-katamu masih kukenang
seperti rindu hujan pada bianglala
yang tak terbahasa
sayang,
tak usah kau mendesah
sepercik hening
mungkin akan lebih bermakna
dalam riuh wajahmu
bagiku
ini semua hanya anugerah
hanya sebuah mimpi yang terlalu indah
diantara repihan-repihan asa
yang masih tertunda
31 Oktober 2005
kata-katamu masih kukenang
seperti rindu hujan pada bianglala
yang tak terbahasa
sayang,
tak usah kau mendesah
sepercik hening
mungkin akan lebih bermakna
dalam riuh wajahmu
bagiku
ini semua hanya anugerah
hanya sebuah mimpi yang terlalu indah
diantara repihan-repihan asa
yang masih tertunda
31 Oktober 2005
Seusai Perpisahan
apa yang kan kita lakukan usai perpisahan ini?
apakah semuanya akan diakhiri dengan sesuatu yang paling abadi
dan dikabarkan pada setiap lorong-lorong mimpi?
ingatlah adam dan hawa
seusai enyah dari surga
beratus tahun saling mencari
dan bertemu di gurun sunyi
barangkali sampai kapan pun
kita takkan pernah bisa membenci jarak
31 Oktober 2005
apakah semuanya akan diakhiri dengan sesuatu yang paling abadi
dan dikabarkan pada setiap lorong-lorong mimpi?
ingatlah adam dan hawa
seusai enyah dari surga
beratus tahun saling mencari
dan bertemu di gurun sunyi
barangkali sampai kapan pun
kita takkan pernah bisa membenci jarak
31 Oktober 2005
Dinda
dinda,
semua berakhir sudah
segala rasa hanyut terbuang
semua menjelma kenangan
manis mungkin akan larut sendiri
dalam kehampaan patah hati ini
dinda,
tiada satu pun yang kusesali
semua telah mewarnai hidup ini
mungkin setitik perih yang ada
mungkin duri yang pernah tertancap
mendewasakan aku dan dirimu
dinda,
jangan sesali semua ini
kau masih cantik seperti dulu
saat pertama kita bertemu
dan aku mencintaimu
kan selalu mencintaimu
31 Oktober 2005
semua berakhir sudah
segala rasa hanyut terbuang
semua menjelma kenangan
manis mungkin akan larut sendiri
dalam kehampaan patah hati ini
dinda,
tiada satu pun yang kusesali
semua telah mewarnai hidup ini
mungkin setitik perih yang ada
mungkin duri yang pernah tertancap
mendewasakan aku dan dirimu
dinda,
jangan sesali semua ini
kau masih cantik seperti dulu
saat pertama kita bertemu
dan aku mencintaimu
kan selalu mencintaimu
31 Oktober 2005
Rabu, 26 Oktober 2005
Jangan Pernah Sedih
Sabtu, 22 Oktober 2005
Sudahlah...
sudahlah...
tak usah lagi kita menanti kerinduan ini
seharum bunga mawar di taman
ini bukan lagi musim semi untuk menyemaikan cinta
karena kita harus pandai-pandai
membidik musim kerinduan
dari sisa tahun-tahun yang silam
dengan serangkaian kata-kata istimewa
dan bahasa malam yang indah
sudahlah...
tak usah lagi kita lanjutkan
masih ada rasa dalam dada
masih ada sebuah puisi mewah
tempat kita bermain cinta
22 Oktober 2005
tak usah lagi kita menanti kerinduan ini
seharum bunga mawar di taman
ini bukan lagi musim semi untuk menyemaikan cinta
karena kita harus pandai-pandai
membidik musim kerinduan
dari sisa tahun-tahun yang silam
dengan serangkaian kata-kata istimewa
dan bahasa malam yang indah
sudahlah...
tak usah lagi kita lanjutkan
masih ada rasa dalam dada
masih ada sebuah puisi mewah
tempat kita bermain cinta
22 Oktober 2005
Senin, 10 Oktober 2005
Walau Hanya Seberkas
malam makin mendekat pasti
angin pun berjalan pelan
nyaris tak bersuara
sepi menemani kesendirianku
masih adakah rembulan
yang akan terus bersinar
walau hanya seberkas
yang mau menemani sepi
yang sedang sendiri?
10 Oktober 2005
angin pun berjalan pelan
nyaris tak bersuara
sepi menemani kesendirianku
masih adakah rembulan
yang akan terus bersinar
walau hanya seberkas
yang mau menemani sepi
yang sedang sendiri?
10 Oktober 2005
Sabtu, 08 Oktober 2005
Basuh Aku dengan Cintamu
basuh aku dengan cintamu, Rosmie
agar tangguhku serupa engkau
menggelayut sukma
menghirup bunga
yang tak habis harumnya
08 Oktober 2005
agar tangguhku serupa engkau
menggelayut sukma
menghirup bunga
yang tak habis harumnya
08 Oktober 2005
Rabu, 05 Oktober 2005
Tentang Harapan
selamat datang musim hujan
meminangmu, mawar
adalah sebuah harapan.....
05 Oktober 2005
meminangmu, mawar
adalah sebuah harapan.....
05 Oktober 2005
Langganan:
Postingan (Atom)