Jumat, 02 Mei 2008

Sepucuk Surat Untukmu

ini cinta masih milik kita
ini jalan masih masih milik kita
jangan ragu untuk menelusurinya lagi

meski
sendiri aku di sini melagu sepi
menelanjangi waktu-waktu mati
dihempas rindu
antara jatuh dan tak jatuh

mari telusuri kembali
membenih embun-embun baru
di jalan yang sempat kita tinggalkan..

02 Mei 2008

Kamis, 01 Mei 2008

Di Lepas Pantai

di pantai itu hati kita bertaut
tertambat seperti ikan tangkapan nelayan
seusai menjelajah samudera kehidupan
penat pun sirna
bersama belaian lembutnya kasih sayang

jauh di lepas pantai
perahu rinduku mengarungi lautan
menembus topan dan angin beliung
berlayar pasti menuju dirimu

01 Mei 2008

Rabu, 30 April 2008

Kau dan Aku

kau dan aku
tak perlu lagi kata-kata
karena semua kata telah melebur
dalam cinta

kau dan aku
membentuk dua himpunan rasa
cintamu padaku
dan cintaku padamu
menjadi satu

kau dan aku
hanya perlu satu garis tegas
yang mampu mengurai segenap cinta
sejernihnya.....

30 April 2008

Minggu, 27 April 2008

Tentang Perasaanku

dengarkanlah kata perasaanku
gaulilah ia dengan sepenuh pikirmu
kasihi ia...
awali dengan apa yang ia mau
bangun pada apa yang ia miliki
dan dari sesuatu darimu yang terbaik
dan ketika kau siap berjalan kembali
dan merasa sudah damai dengan perasaanku
orang lain pasti akan berkata
:"kita menjalani semua ini bersama-sama!"

27 April 2008

Dua Puluh Tujuh

hari bahagia telah tiba
rasa cinta telah kurasa
hati gembira yang kuterima
hanyalah cerita kita berdua

cinta dua tujuh november yang lalu
yang selalu kucari dan kunanti
tak sadar mimpi-mimpiku menghampiri
kuingin cintamu selalu menemani

di bulan dan tanggal itu ku telah jatuh hati
di malam ini ku mencari mimpi-mimpi
dan janganlah suatu saat kau lari
aku tak ingin
cinta janganlah kau pergi......

27 April 2008

Minggu, 06 April 2008

Salahkah Dengan Cinta?.....


aku ingin bertanya tapi entah pada siapa, apakah mungkin orang yang sudah berdua bisa jatuh cinta lagi, boleh jatuh cinta lagi pada orang lain? kalau jawabannya boleh, lantas di mana yang bernama kesetiaan, di mana yang bernama saling menjaga perasaan? kalau jawabannya tidak boleh, mengapa dulu aku seringkali jatuh cinta lagi pada orang lain, mengapa kini aku jatuh cinta lagi? padahal, jelas-jelas aku sudah berdua, sudah berkekasih, sudah memiliki bahagia, salahkah dengan cinta?.....

dan anehnya lagi, ia pun telah berdua, telah berkekasih, mengapa aku jatuh cinta lagi pada kekasih orang lain, mengapa aku merasakan rindu bila tak bertemu dengannya, tak mendengar suaranya, dan mengapa aku begitu gelisah memikirkannya, salahkah dengan cinta?.....

aku sering menatap langit bertabur bintang pada malam-malam sepi begini, kucari senyumnya di sana, sebagai obat gelisahku, banyak tanya tersimpan di dada, semua tak terjawab, tahukah kau, separuh napasku, separuh darahku, separuh malamku, terampas olehnya? ia begitu istimewa, teramat istimewa malah.....

aku tahu, sangat tahu, cinta ini justru mengiris pedih bahagiaku, aku semestinya tak perlu memelihara rasa ini, aku semestinya membuang jauh-jauh rindu ini, karena aku telah punya kekasih, ia pun sama, tapi entahlah, aku ingin merasakan semua ini, aku ingin menikmati rasa ini, meski aku tahu akan ada hati yang terluka, termasuk hatiku sendiri, salahkah dengan cinta?.....

ah, seandainya cinta itu sederhana, antara boleh dan tidak boleh, antara hitam dan putih, antara setia dan tak setia, aku pasti telah memilih salah satunya, tapi cinta itu rumit, tak sesederhana itu, sungguh aku sama sekali tak menginginkan ada yang mesti terluka diantara kita dan kekasih-kekasih kita, biar aku saja yang terluka, biar.....

tapi,
rasanya aku tak rela bila hanya aku yang merasakan dahsyatnya perasaan cinta ini, aku berharap, ia juga memiliki rasa yang sama, rasanya tak adil bila separuh malamku kuhabiskan untuk memikirkannya, sementara ia bermimpi indah tanpa diriku.....

aku berharap, sangat berharap, ia juga merinduiku, di setiap hela napasnya, sama sepertiku merindukannya setiap waktu, meski tak terucap, aku akan sangat bahagia bila ternyata aku dan dia memiliki rasa yang sama, biar aku tak merasa sendiri, menghabiskan separuh malamku yang gelisah, temani aku sahabatku, untuk atasi masalah ini.....

tapi,
dari mana aku bisa tahu kalau ia juga menyimpan rindu untukku? berulangkali aku tanyakan hal ini pada malam, hanya gelisah yang kurasakan, bila aku bertemu dengannya, diam-diam kueja wajahnya dari kejauhan, aku ingin membaca, adakah kilatan rindu, adakah kilatan rasa, adakah kilatan gelisah, adakah.....? dari suaranya pun aku ingin merasakan, adakah nada gelisah, adakah nada kerinduan terucap di sana.....?
ah, semua tak terjawab.....

sahabatku,
inikah yang namanya mendua, inikah yang namanya berselingkuh perasaan? apapun namanya, biarkanlah aku mencintaimu diam-diam, tanpa seorang pun tahu, seandainya ia juga memiliki rasa yang sama, kuharap ia mencintaiku juga secara diam-diam, ya, cukup aku dan dia saja yang tahu, cukup batinku dan batinnya yang merasakan, dengarkan bagaimana Audy bernyanyi: bukankah kita mengerti dan kita sadari janji mengingkari cinta.....

bagaimana pun, aku dan dirinya telah mempunyai kekasih yang semestinya dijaga, harus dijaga!.....

06 April 2008

Sabtu, 05 April 2008

Malam Yang Kelabu

saat aku lagi sendiri
saat hati ini lagi sepi
aku ingin dikecup bibirmu

cerianya aku bila di sampingmu
dan aku merasa ada yang menemani
bahagianya aku di pelukmu
dan pelukanmu yang selalu kunikmati

apa aku bisa balas peluk sehangat dirimu
apa aku mampu membelai seperti belaianmu?....

05 April 2008

Kamis, 03 April 2008

Cinta Tak Terlerai

di sini aku terbaring membeku
menanti hangatnya hembusan nafasmu
menerpa hati dan ragaku
kesunyian yang menikam hasrat hidup
di mana kan kugapai bayangan indahmu

kunanti angan dirimu menghampiri mimpiku
meneteskan seribu rindu di istana hatiku
kuingin kembali pandangi senyum manismu
untuk menutup kilau cahaya mentari
merangkul jasadku di balik tabir kerinduan
menghapus debu derita
menggapai bahtera bahagia

lembaran rindu terus saja menggangguku
makin menggila dalam aliran darahku
sementara aku
biarkan terus menyebut namamu.....

03 April 2008

Kamis, 27 Maret 2008

Berikan Nafas Cinta

berikan nafas cinta pada sentuhanmu
gejolak yang baru saja tiba
seperti rembulan menjelang fajar
kita terlelap bagaikan bayi di dekap ibunya

angin malam melenakan mimpi
membiarkan kita tersipu dan malu

berikan makna sayang pada bisikanmu
gairah yang baru saja menggelora
seperti ombak pantai membelai senja
biarkan biduk berkelana tak bertepi
di laut kehidupan yang penuh misteri

berikan makna ketulusan pada janji kita
sebuah mimpi yang barangkali esok pagi segera berakhir
hilang bagai istana pasir ditelan ombak.....

27 Maret 2008

Senantiasa

cahaya satu menyala dalam jiwaku
matamu adalah isyarat
engkau mengetuk hatiku dengan tatapan
menggedor jantungku dengan senyuman

nyatanya tersimpan juga
hasrat yang bergolak bertahan dalam diam
enam belas bulan

tertegun juga mengeja waktu
yang melaju menyeret langkah kita
hari-hari indah mengalir
telaga rindumu luas tanpa tepian

jiwaku menggigil menandu rindu
berbulan menunggumu
di depan harapan masih menyala
kupandanginya bagai mengusap keheninganmu
memahami makna cinta
melengkapi makna hidup
memberi dan menerima
senantiasa......

27 Maret 2008

Rabu, 26 Maret 2008

Riyanti, Nafas Cintaku

riyanti,
malam ini rindu telah menjadi lebat di hatiku
seperti gerimis yang datang tanpa kabar
tanpa mengabar darimu dan untukmu

aku gelisah segelisah gerimis yang merintik
yang membasuh kisi-kisi hati beningku
aku gelisah karenamu
aku merindu kelembutanmu
merindu senyum yang kuharap nanti kan menemaniku
setiap waktu

aku ingin memiliki dirimu di hidupku
dengan sepenuh cinta
begitulah aku akan berbisik
sebelum kau meregang jarak di puncak malam
ini mungkin akan bisa membuatmu tersenyum
disertai tetes air mata ketulusan
aku percaya padamu, riyantiku.....

26 Maret 2008

Segalanya

telah banyak kepedihan yang kutimbun menjadi puisi
tak jarang rindu pun sirna terhalangi
beruntung cinta masih indah menghiasi
itulah harapan terakhir yang tersisa di hati
berharap waktu segera datang untuk mengobati
karena menyayangimu
lebih segala dari seisi bumi......

26 Maret 2008

Sabtu, 15 Maret 2008

Sebuah Renungan

suatu tindakan yang sangat bodoh seandainya aku melepasmu dari sangkar hatiku, sementara setelah itu, telah aku pastikan bahwa aku akan tetap merasa memilikimu, dan membutuhkanmu

di malam tak berbintang ini aku merenung, sambil terus memikirkan kata-kataku dari kejauhan, dilengkapi dengan jiwa yang damai dan tenang, dan kemudian kupaksa hatiku mengabaikan segala hal yang tak ada hubungannya denganmu, mengabaikannya sama sekali, aku hanya memalingkan renungkanku untuk memikirkanmu, semuanya tentangmu, tak tersisa untuk yang lain, tak ada celah, hingga aku akan menemukan sesuatu, bahwa dirimu adalah anugerah Tuhan yang paling indah bagiku

sementara di sisi lain, kuhirup ketenangan dan kedamaian yang meneduhi, dari dirimu yang akan menjadi cinta terakhirku nanti.....

15 Maret 2008

Selasa, 11 Maret 2008

Sungguh

sungguh
jauh darimu bukanlah keinginanku
aku tak pernah mengharapkan itu
yang kurasa
makin jauh aku makin merindukanmu
mungkin kita mesti seperti ini
karena kita cuma bisa bermimpi

tapi sungguh kujanjikan
di mana pun aku ada
takkan pernah sirna sosok dirimu.....

11 Maret 2008

Jumat, 07 Maret 2008

Kusimpan Kau Lekat-Lekat di Hatiku

kusimpan kau lekat-lekat di hatiku
saat bibirmu melukisi hasratku
dan membelai mataku penuh mesra
menyalakan rindu
saat sepi terasa lebih senyap
melingkari hari-hariku

kusimpan kau lekat-lekat di hatiku
saat kau selipkan hatimu di dadaku
membangun rindu menyentak hening
memerkosa sepi malam-malamku

begini memang seharusnya yang kulakukan
agar kau tetap dapat kupeluk erat
agar kau dapat terus menciumku hangat.....

07 Maret 2008