Jumat, 13 Juni 2008

Menyendiri

hati yang menyendiri terdiam beku
jantung yang berdetak seakan berhenti
ketika urat nadi terputus dari sebuah asa
jiwa ini berharap kau selalu tersenyum
awan pun tunduk akan senyummu
yang memberi keteduhan alam ini

dunia...
selalu akan bercerita tentangmu
karena kelembutanmu

berikan sesuatu yang terbaik
bagi dirimu sendiri dan orang lain
dan selalu tersenyum manis

arus yang kulalui tak pernah bertepi
lelah mencari angan yang tak berarti
kucoba menahan hati menyendiri
hingga tak sadar aku lupa diri
hidup mesti selalu kujalani
bukan harus terus berlari

13 Juni 2008

Aku Tak Bisa Bercerita

aku tak bisa lagi bercerita tentang kerianganku
mungkin hilang, mungkin juga masih tersembunyi
dan aku tak dapat mengungkapkannya

kulihat betapa bahagianya dirimu
aku cemburu dengan harimu
aku ingin memiliki itu
tapi aku tahu siapa yang mau menemaniku
aku memang tak seperti dirimu

selalu kusimpan dalam-dalam
rasa cinta yang cuma ada untuk dirimu
agar dirimu bisa tahu
sesungguhnya kau tujuan hidupku......

13 Juni 2008

Kisahku

pandanganku buram
harapanku kelam
beruntung cinta tak ikut padam

entahlah.....
apa sekarang aku masih sanggup
mengumpulkan jejak demi jejak kita yang patah
sisa dari begitu banyak serpihan harapan

di sini aku mengkhawatirkanmu
kulihat wajahmu yang tampak makin cantik
meninggalkanku memburu rindu di taman yang baru
menyembunyikan kabut luka
yang meruap di wajahmu
aku tahu kau tak mungkin menyesal dengan itu

dan aku
kuharap kau tahu
gelisah yang merongrong batinku

13 Juni 2008

Merenda Mimpi

aku menantimu mengusir kabut pilu di hatiku
sekedar mengusir resah
gelisah yang kian merambat dalam diriku

hancurkan ragu di pikiranku
tepis semua hal-hal buruk tentang dirimu
karena aku ingin memandangmu cantik sayang

kuhayati helaian-helaian kenangan
di mana puisi-puisi dan gambar-gambar kita
tak henti menghiasi hari-hariku

kurasa ini awal yang indah
aku merasa semakin hebat mencintaimu
mengangankan masa-masa indah kita nanti

marilah kita angankan mereka ada
hadir bersama di dekat kita
mereka, anak-anak kita

13 Juni 2008

Hari yang Cerah

pagi cerah
kucoba merapikan sisa jejak yang tanggal
dan menyusunnya kata sekata

setidaknya ada puisi yang mengalun lembut
menyenandungkan rindu
yang kuharap dapat menyentuhmu
mendekap sepimu
menabur benih-benih cinta yang baru
di hatimu

kiranya aku pun kembali digelayuti rindu
aku sangat ingin memeluk tubuhmu
mencium kembali bibir manismu
saling berpagut, saling bermain
memecah luka
menghapus sunyi

dan pagi cerah ini
akan selalu kurindukan indahnya kisah kita

13 Juni 2008

Kamis, 12 Juni 2008

Tercipta Untukmu

kata-kata seperti tiada makna
ucap pun tak mampu lekangkan rasa
seharusnya keindahan bisa selalu kita cipta
tanpa menelantarkan cinta

dua pekan tak terasa
kita telah tak saling sapa
hanya ada sesal di dada, cuma sesal
dan hanya sesal yang ada

kutulis puisi ini sesempurna mungkin
untuk sesuatu yang paling sempurna di hati
cinta yang hanya ada untukmu

12 Juni 2008

Senin, 02 Juni 2008

Aku Rindu Hangatmu

dulu...
setiap rindu adalah bertemu, indah
begitu mesra berpandang
kita saling menyusup
di balik kedalaman hati

kini.....
sunyi selalu membawa kita sulit untuk menjalani hari
dengan ini kucoba menawarkan
biar doa kita dulu tak terabaikan
jalani dengan indah

sayang,
telah lama kutunggu
tatap mesra dan belaianmu
jiwa seakan terjatuhkan
aku butuh hangatmu

02 Juni 2008

Minggu, 01 Juni 2008

Puisi Rindu

tanganku memahat anugerah malam
bergerak-gerak
seakan ingin kuterangi
lewat kata yang merangkai puisi
puisi rindu

melalui ini ingin kuhangatkan tubuhmu
bangkitkan rindu sukma membara
memeluk dan menelanjangi senyapmu
hingga kau tak merasa sendiri lagi

kau wanita terindahku
telah lama aku tak lagi merangkulmu
menopang senyum manismu
melukisi goresan lembut di bibirmu

sayang,
ingatkah kau apa yang terjadi setahun yang lalu?
aku rindu

01 Juni 2008

Tak Pernah Kering

puisi rindu ini tak pernah kering
meski.....
ku tak ingat lagi kapan terakhir kali kita berpagut

biar letih berjalan sendiri
kuyakin di sana ada kesetiaan
tetes demi tetes rindu
kau alirkan dengan senyuman
kesucian cinta
di balik putih hatimu

01 Juni 2008

Aku Ingin Melihatmu

selama ini
aku selalu menikmati ketabahan dan kesabaranmu
menanti hujan dengan ketulusan
melawan segala badai dan prahara musim kemarau
hanya dengan untaian kata yang maha lembut
kau mendamaikanku dengan irama ketenanganmu
menaklukkan sepi hanya dengan tarian kelopak putihmu
aku ingin melihatmu seanggun bunga melatimu
bukan sebagai ilalang yang rapuh
dan menyembunyikan keperkasaannya
sehingga mudah tergoyahkan

31 Mei 2008

Sabtu, 31 Mei 2008

Inginku Malam Ini

lelapkanlah aku dalam pelukmu
biarkan aku dalam dekapmu
selimuti aku dalam kasihmu
bangunkan aku esok pagi dalam kesejukanmu......

31 Mei 2008

Kamis, 29 Mei 2008

Denting Pagi

ini denting untukmu, dinda
bukan tanda selamat pagi
karena kita sama-sama tahu
pagi akan selalu milik kita

harimu indah, maka nikmatilah
waktumu cerah, maka jalanilah
hidup ini ibarat bunga merekah
terbangkanlah asa setinggi angkasa

kuiringi harimu dengan cinta
bila denting ini tak terlalu berharga
kuharap kau terima, dinda
biar abadi dalam dada......

29 Mei 2008

Selasa, 06 Mei 2008

Inilah Cinta

bunga,
setelah beberapa lama di hati
aku jadi semakin mengerti
bayangmu kini selalu mengikuti langkah-langkah kaki
sebagaimana dulu bayang-bayangnya mengisi
memenuh hati dan benak ini

kini aku jadi tahu
tak ada yang perlu disalahkan
bukan aku, bukan dia, bukan jua engkau
inilah cinta
yang tak lapuk karena hujan
dan tak lekang karena waktu

kini inginku hanya memilikimu
walau harus kurasakan banyak kepedihan rindu
semuanya akan kuterima
sebagai bagian dari cinta itu sendiri

aku sadari
aku harus bisa memperbaiki diri
untuk dapat menjaga wangi bunga melatimu
dan aku juga harus berdamai
dengan sebagian luka-luka hati
yang masih tersisa.....

06 Mei 2008

Jumat, 02 Mei 2008

Sepucuk Surat Untukmu

ini cinta masih milik kita
ini jalan masih masih milik kita
jangan ragu untuk menelusurinya lagi

meski
sendiri aku di sini melagu sepi
menelanjangi waktu-waktu mati
dihempas rindu
antara jatuh dan tak jatuh

mari telusuri kembali
membenih embun-embun baru
di jalan yang sempat kita tinggalkan..

02 Mei 2008

Kamis, 01 Mei 2008

Di Lepas Pantai

di pantai itu hati kita bertaut
tertambat seperti ikan tangkapan nelayan
seusai menjelajah samudera kehidupan
penat pun sirna
bersama belaian lembutnya kasih sayang

jauh di lepas pantai
perahu rinduku mengarungi lautan
menembus topan dan angin beliung
berlayar pasti menuju dirimu

01 Mei 2008