Jumat, 03 September 2010

Aku dalam Kata-kata

aku dalam kata-kata
mencoba menguntai sebuah kisah cinta
bersama pijar-pijar cahaya
menembus batas ruang dan waktu
meski tak ada siapa-siapa
aku masih dalam kata-kata

dan aku tetap dalam kata-kata
mencoba mengurai bahasa tentang cinta
bersama damai penuh pesona
menembus batas keheningan jiwa
meski tak kutemukan siapa-siapa
aku tak pernah lenyap dalam kata-kata

sungguh
kata kata, bagiku sangat menyenangkan
bahkan dengannya, aku bisa meresapi selaksa rasa
yang tak pernah melelehkan akal pikiranku
semua indah cinta boleh saja sirna
namun aku
akan tetap ada dalam kata-kata

03 September 2010

Dengan Mentari Pagi

seperti biasa
mentari pagi menyapa diri
tanpa disadari hari kemarin berulang kembali
kubuka mata yang lama terpejam
di sudut kamar lantas terdiam
entah apa yang sedang kurasakan
entah apa yang harus kulakukan

semua yang kulalui kian tak berarti
asa yang dinanti-nanti tak kunjung menghampiri
aku tak tahu, sungguh tak tahu
kapan ia kan datang
kapan ia kan kujumpai
setidaknya untuk menghibur hati

aku hanya bisa berharap
aku hanya tak pernah lupa berdoa
agar aku tetap tegar dan tabah
menanti sesuatu yang tak kunjung pasti
merubah hari-hari
rajutkan mimpi-mimpi

03 September 2010

Kamis, 02 September 2010

Di dalam Kamar

di dalam kamar, kutaburkan kata
yang tumbuh dari hati
pada musim semi
dengan seribu mimpi

diam-diam
kutidurkan segala angan
dingin telah bersenyawa dengan malam
menginjak-injak kenangan masa silam
sampai habis mengeluh luka kepedihan

sendiri aku diselimut gelap
mencoba mengikat senyum
di kamar yang kini tak beratap
dalam kembara waktu mengulum

02 September 2010

Rabu, 01 September 2010

Sesaat Lagi

sesaat lagi aku datang
sebelum matahari tenggelam
di peraduan malam

sesaat lagi aku tiba
dengan sesuatu yang kubawa dalam hati
barangkali sisa cinta
yang tak pernah mampu lagi kukata
atau sesuatu, aku sendiri tak tahu

dan sesaat lagi
aku pasti menemuimu

01 September 2010

Selasa, 31 Agustus 2010

Tentang Cinta

bila kau mencintai seseorang yang tidak membalas cintamu, janganlah pernah merasa tersisih, jangan pula bersedih, tiada salah mencintai seseorang, karena cinta tidak pernah memilih untuk singgah di hati siapa pun jua

bila kau dapati dirimu dicintai seseorang yang tidak pernah bisa kau cintai, anggaplah itu sebuah penghargaan untuk dirimu, tapi selipkanlah dalam penghargaan itu dengan keikhlasan dan kejujuran, jangan pernah mengambil sedikit pun kesempatan untuk melukai hati seseorang

bagaimana kau mengurus cinta, begitulah kau mengurus dirimu sendiri, dan setiap hati dan perasaan akan mengalami kepedihan dan kebahagiaan yang sama, sekali pun cara kita mengendalikannya berbeda-beda

bila kau mencintai seseorang yang begitu mencintai dirimu, tapi tiba-tiba cinta memilih untuk pergi, tiada yang bisa kita salahkan, relakanlah cinta itu pergi, karena setiap kejadian pasti ada maksud yang tersembunyi, dan kita baru akan menyadari saat masa telah silih berganti

ingat,
janganlah terlalu memilih cinta, karena cinta itu sendiri yang akan memilih untuk singgah di hati siapa pun tanpa disadari, kita hanya perlu menerima kehadiran cinta itu dengan segala misteri yang ada di dalamnya

bila cinta datang mengetuk pintu hati, nikmatilah sebagaimana ia telah membuat hidupmu bahagia, bebaskan ia, karena ia senantiasa dan mungkin selamanya akan jadi misteri untuk kita, lantas bersyukurlah karena ia pernah dengan begitu indah singgah di hati kita

31 Agustus 2010

Sabtu, 28 Agustus 2010

Meniti Hari

kemarin kita sempat bermimpi
bersama menghias taman cinta ini
setia menggenggam janji
mencari arti kasih sejati
nyalakan impian dalam pesona sanubari

kini yang ada tinggal kenangan
tanpa ada makna terukirkan

biarkan segalanya mengendap di dadaku
surut terhanyut dalam kabut
meski hilang sudah semua cerita
di hati ia kan tetap abadi

biarkan segalanya menghangat kembali dalam dadaku
dengan harapan-harapan yang masih suci
tanpa mengenang ulang kisah lalu
desah nafasku hari ini
adalah untuk hidupku esok hari
melepas dendam di hati
tanpa menabur janji
meniti hari
walau dalam sepi
selalu kan terus kurenangi

28 Agustus 2010

Jumat, 27 Agustus 2010

Sajak Kenangan

tepat di hari dan tanggal ini
akan kutuliskan satu sajak kenangan
kala angin segar membawa keteduhan
kesejukan cinta yang hadir dalam indah gelora
sajak ini adalah
kumpulan beberapa untai helai kelembutan
yang di dalamnya kuselipkan kehangatan kasih
kusisipkan sejuta kenang-kenangan
masa-masa dalam balutan panorama cinta
kala hujan melenyapkan dahaga
kala angin menghembuskan bahagia
membunuh derita dari jerat-jerat penikam rasa
dari tipu daya pesona yang berbisa

kala itu, kau dan aku
dalam senandung rindu
saling mengisi kehampaan
saling memberi kelembutan
dalam ruang-ruang cinta dan kasih sayang
kala itu, bukan kala biru yang bisu
melainkan kala kasih yang penuh rindu
menghilangkan candu
tapi berakhir semu

27 Agustus 2010

Karena Dia Aku Menangis

karena dia aku menangis
tinggalkan sisa-sisa keegoanku
rela melepas kayuh
kala ribut kecil datang mendera
di tengah samudera

karena dia aku menangis
padamkan daya dan semangat rasa
memutus pertalian cinta
kala jiwa tiada apa selain dia
yang paling kudamba

aku tenggelam dalam sendu
tiada tempat bertepi dan berlabuh
terdambar dalam begitu banyak rindu

akulah yang menjadi korban
barangkali karma sebuah keangkuhan
dalam tragedi cinta tak beralasan
dari lembar demi lembar yang tak menjanjikan
pelaminan yang sekian lama jadi impian

27 Agustus 2010

17 Ramadhan

-peringatan nuzul al-qur'an

pada sebuah hira
jiwa bergetar
tak mampu mengeja isyarat
padahal dalam sejarah
adalah utusan paling sejati
cobalah renungi wahyu suci
meski dalam sebaris puisi tak berarti
asal tetap melekat di palung hati

27 Agustus 2010

Kamis, 26 Agustus 2010

Aku Ingin Menciummu, Bunga

di atas lengkung pelangi, bunga
aku mendengar suara
seperti memberi kekuatan cinta
mengajarkan ketegaran seluas dada
pada jiwa yang lama terkubur masa

suara itu menyambut keluhanku
mesra dan penuh dengan doa
bagi rumah-rumah jiwaku yang hampa

bunga, aku ingin menciummu
mengitari angin-angin rindu
menikmati mentari senja hari
dengan cinta yang tak pernah kau kenal sebelumnya

untuk apa?

kita akan sama-sama meminta Tuhan
menjaga langkah demi langkah di jalan lurus-Nya

al fatihah.....

26 Agustus 2010

Rabu, 25 Agustus 2010

Aku Butuh Hangatmu Malam Ini

menghangatkan jiwa di dada malam
rindu-rindu berhamburan mengusung aroma bunga
seperti sedang membangun surga di puncaknya
dengan sayap-sayap semesta cinta

kala aku membaca hati penuh luka
pecah dan berubah warna darah
merintih begitu perih
cinta seakan tak bermakna
rindu jadi sesuatu yang tabu
aku meneteskan banyak air mata
yang membelah merobek lukaku sendiri

seperti lalu pada setiap musim
usai bernyanyi hingga larut dalam sunyi
aku berlari menabur teguh hati
kuyakini, hidup tak seterusnya seperti ini
aku pun mengubur sunyi, jiwa kembali bernyanyi
dekati
dekati
aku butuh hangatmu malam ini

25 Agustus 2010

Senin, 23 Agustus 2010

Kasidah Rindu

yang mendebarkan hatiku malam ini
adalah canda tawa
padahal malam telah kelam
merengkuh raga yang kesunyian
sedang darimu, jarak jauh dan lama waktu tempuh

namun engkau tetap melati
bermekaran selalu dalam hati
serekah jiwa menggelorakan rindu

selamat malam, bunga
kurasakan perlahan nafasmu berlabuh
meski tak mampu kueja
semoga bersua di mimpi indah

23 Agustus 2010

Sabtu, 21 Agustus 2010

Aku Terus Saja Berpuisi

siapakah dalam rindu
yang setiap saat melintas
sejak awal malam tadi

ia membawa damai
ibarat pagi dengan mentari menyeringai
malamku tak lagi mengirim sunyi
tak ada gigil dalam hati
karenanya, aku terus saja berpuisi

21 Agustus 2010

Jumat, 20 Agustus 2010

Aku Mengambil Malam

aku ambil malam-malam yang teduh
penyejuk hati yang pernah runtuh
payungi jiwa yang sempat jatuh
aku ambil jauh-jauh
hingga tetes-tetes embun meluruh

langkahku kini sebuah keyakinan
telah asing dari suara-suara sumbang
takkan ada lagi yang meradang
takkan ada lagi yang menerjang
gelap hati dulu kini mulai menerang
kuharap takkan pernah lagi terbuang
lalu tumbang

kini aku sangat mengerti arti kepahitan
dalam himpit akan selalu ada jalan
setelah sekian waktu memandang
setelah sekian waktu berharapan

20 Agustus 2010

Di Hening Malam

aku tersadar sesuatu
semua mungkin telah berubah
di tempat yang kurasa hanya ada dalam diriku
tapi tak ada yang bergerak
tak ada yang bergetar
pun tak ada yang mengalir
akhirnya kupejamkan mata
merenung
merasakan

ada rindu mengembang
barangkali serekah senyum bunga melati
dari doa yang tanpa suara
dari wajah yang diam-diam membasah
tapi aku mesti menutupnya dalam-dalam
menyembunyikan kepedihan silam
di ujung malam

malam ternyata terus melaju
menghampiriku
menghampirimu
lantas berhenti
dalam doaku yang paling lirih

20 Agustus 2010