Jumat, 19 Maret 2010

Sajak buat Hatiku

di luar
malam mungkin tak pernah mengantuk
langit tetap riang mencurah hujan

pelan-pelan hatiku tergerak
sendirian saja ke dalam sajak
menelan sepi di dalam kamar
sedang malam terus bergerak
melaju ke arah pagi

19 Maret 2010

Kamis, 18 Maret 2010

Ratapan Cinta

andai lamunku tak terdobrak
aku masih akan terdiam
terpaku menatap sisa bayangmu, jauh…
hingga kau tak lekat lagi di mataku
meratap tangisku mengenangmu

hanya seberkas asa dariku yang kau campak
sebongkah hati yang kau cerca setianya
tanpa jemu kuninabobokan bayangmu
seolah kian lekat di pelukku
hingga kau terlelap dalam hidupku
seraya kurasa dekap cintamu
tapi, di mana setiamu?...

sesaat lamunku tersentak
aku menghibahkan diriku ratapi kepergianmu
kecil asa yang menanti
dari bekas bayang-bayang indahmu

aku semakin tak menentu
terhempas angin kesunyian
terpukul henyak tanpa ada harap
terpuruk di satu sudut jiwa
yang kian ratapi kehilanganmu

18 Maret 2010

Rabu, 17 Maret 2010

Ada Waktu

ada waktu
ketika aku pikir kau adalah untukku
aku tidak melihat kekurangan dalam pilihanku
dan aku rasa aku tidak melihat apa pun selain dirimu

aku mungkin tidak memperlakukanmu dengan baik
meskipun kau benar-benar merawat dan menjagaku
kau merawatku, aku mencintaimu
dan yakin kau bahkan tahu
aku terus mengatakan itu pada dirimu
bahwa kau dapat mengubah cara
tapi kau membuktikan aku selalu salah
dan itu hampir setiap hari

tiba-tiba dengan semua hitamku, aku tak sadar
lantas aku terbangun meringkuk di bawah senyum bahagiamu

17 Maret 2010

Selamat Tinggal

benarkah kisah kita ini berakhir kini?
dapatkah saatnya bagi kita untuk saling ucapkan selamat tinggal?

rasanya terlalu cepat, itu jauh terlalu cepat
kupikir, bagiku
kau bisa tersenyum dengan mudah
sedang aku akan terlalu panjang menghela napas

kita telah saling berbagi hidup
dan memberi begitu banyak cinta
aku tak pernah percaya ini benar-benar akan memisahkan kita
kau sedang bergerak menuju kehidupan baru tanpa aku
sedangkan aku harus pergi dengan bekas luka di atas patahnya hati ini

pergilah sayang
jika memang itu yang harus kau lakukan
aku di sini akan baik-baik saja
betapa pun sakitnya
aku tidak ingin kau mengetahuinya
aku akan selalu mendoakanmu tanpa berharap kau kembali
tapi saat kau pergi
diam-diam air mataku ini mengalir sederas-derasnya

tapi aku tak bisa marah
aku terlalu banyak mencintaimu
aku akan menyembunyikan kesedihanku kini
sehingga kau tak pernah tahu itu
manis kebahagiaan adalah apa yang aku harapkan untukmu
selamat tinggal cintaku
aku berharap kau baik-baik selalu

17 Maret 2010

Minggu, 14 Maret 2010

Berbicara dengan Hatiku Sendiri

hatiku yang rapuh,
tahukah engkau...
aku akan lekas melupakannya, kau dan aku, malam ini juga!
engkau pun harus melupakan kehangatan yang pernah diberikannya,
malam ini, aku akan melupakan cahaya wajahnya

hatiku yang rapuh,
bila engkau telah selesai berdoa katakanlah padaku,
lantas biarkan aku dan pikiranku akan meredup,
segeralah...
karena saat engkau terlambat nanti
aku mungkin akan kembali mengingatnya

14 Maret 2010

Tahukah Engkau?

apakah engkau pernah tahu
beberapa lama yang lalu
seberapa banyak kau mencintaiku
kau katakan bahwa cintamu takkan pernah berkurang dan tidak pernah pergi?
kau masih muda nan cantik
membuatku bangga merasa memilikimu
bahkan kau masih terlalu muda untuk tahu jawabannya

kini takdir adalah angin
dan dedaunan terbang jauh menjauh,
jauh
melebihi tingginya angan dan asa-asaku
kenangan hanya tinggal kenangan
kita pun tak pernah lagi bertemu sekarang
tapi ketika aku mendengar kau masih bisa berbicara dengan hatiku
saat itu aku tahu hatimu tengah memuja dirinya

14 Maret 2010

Sabtu, 13 Maret 2010

Aku Hanya Ingin Satu Hari Lagi denganmu


aku hanya ingin satu hari lagi denganmu
aku sangat sedih dan tertekan
apakah yang aku mesti lakukan adalah beristirahat
lantas pergi tidur di malam hari
tapi mimpiku, aku hanya tak bisa merasakan hadirmu

aku memikirkanmu berbaring di tempat tidur
dan bertanya-tanya jika ada sesuatu yang aku bisa katakan
aku berharap kau masih di sini
tapi aku tahu bahwa kau masih dekat di hati ini

aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu
aku hanya berharap kau tidak perlu pergi
aku hanya ingin satu hari lagi denganmu
dan aku tahu apa yang membuatmu ingin berlalu dari hidupku

aku rindu padamu lebih dan lebih setiap hari
ada begitu banyak hal lagi yang ingin kukatakan
aku tahu aku akan bertemu denganmu kembali
tapi hidupku baru akan dimulai beberapa hari lagi

13 Maret 2010

Kembalilah...

dalam hari-hariku
aku makin erat mencintamu
cinta yang sungguh paling aku butuhkan

aku duduk di sini saat aku menyaksikan matahari terbit
bersama embun pagi
yang aku melihat ujung itu tampak seperti api
saat aku merasa cinta ini membakar diriku
aku duduk di sini sendirian dengan semua pikiranku tentangmu
melihat terang mentari mulai memenuhi sekat kamarku
memikirkan masa depan kita
dan semua hal yang akan kita lakukan kelak
kau menjagaku dalam pelukanmu
lantas kau memukulku, menghempaskanku
sepertinya kita telah tersesat dalam waktu

saat aku tahu impianku itu adalah tempat yang jauh
dan tahu kau takkan selalu menjadi milikku
dalam hatiku kau tetap akan selalu menjadi satu-satunya bagiku
tapi aku tak berharap itu akan terjadi sepanjang hari
apalagi mengetahui kau tidak akan pernah lagi di sini bersamaku
menemaniku berjam-jam
mengantarkan rindumu untuk membekali hari-hariku
yang kini mungkin hari-hari itu tengah menyeretku
mengapa harus terjadi seperti ini?...

aku masih punya keinginan untukmu dan untukku
dan aku berharap Alloh yang akan memberiku jalan, dan menuntunku,
lihatlah sayang...
aku berharap kau akan membawa kembali cintamu kepadaku
karena keyakinan dalam hatiku
kau takkan pernah meninggalkan tempatmu yang sesungguhnya
jadi aku tidak perlu bersedih hati
karena dalam hatiku, kau hanya satu
dan aku ingin kau selalu bersamaku
sampai semua hari-hari kita berlalu
seperti halnya yang kita janjikan dulu

13 Maret 2010

Jumat, 12 Maret 2010

Kenanganku

setiap hal-hal penting dalam hidupku akan selalu memiliki puisi sendiri-sendiri
dalam situasi sulit pun aku selalu bisa mengatasinya hanya melalui puisi
puisi adalah hidupku, puisi adalah sahabat setiaku
aku harus selalu bisa terlihat lebih cerdas untuk menyimpannya
dan suatu ketika nanti aku akan tahu tentang kehidupan-kehidupanku di masa lalu
karena tampaknya puisi-puisiku masih tersimpan rapi dalam buku-buku kenanganku

12 Maret 2010

Kamis, 11 Maret 2010

Tentang Kita

langkahku terhenti saat hati mulai mencair karena rindu
tataplah mentari, karena hari ini semuanya harus kita akhiri
genggamlah jemariku, karena mungkin kita tak mungkin kembali ke masa-masa ini
peluk tubuhku ini, karena sungguh... aku ingin...

pertama kusentuh hatimu, saat hatiku ini gersang, penuh dengan debu...
seperti sahara yang bangkitkan hasrat untuk berbagi angan...
kau hadir bawakan aku cinta..
kau buat aku tertunduk, merenung, dan menatap jauh ke dalam mata indahmu
sungguh, aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cintamu ini...

saat kupejam mataku, terbersit keinginan untuk bawa kau jauh ke dalam kehidupanku
saat kuyakinkan hati ini
bahwa aku akan mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini
selalu ada sesuatu yang memaksa aku berpikir untuk melangkah lebih jauh
sampai di titik ini, aku harus ungkapkan
mengapa hatiku sering bimbang?...

jujur,
dari lubuk hatiku yang paling dalam aku katakan
aku sayang kamu
aku cinta kamu
aku akan selalu rindu padamu
dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu
hingga membuatmu benci padaku karena perasaanku ini

27 November 2006,
kita putuskan untuk arungi bersama lautan yang penuh gelombang ini
berbekal hati yang terluka
coba abaikan sakitnya
penuh harap
gantungkan angan di angkasa
walau hampir basah pipi ini dengan air mata
getir, saat kau ucapkan setiap kata yang terbungkus cerita tentang kau dan dia

tapi sudahlah,
aku bisa terima semua itu
dan berharap,
tak ada lagi cerita yang keluar dari bibirmu
tentang masa lalumu itu
karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya

sejak saat itu, hariku tak lagi membosankan
sejak saat itu, ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang di hati dan pikiranku
ada senyummu, pandangan dan suaramu di sela-sela aku menghela nafas
sungguh
kau begitu memberi arti di dalam kisah hidupku ini

sampai aku sadari, aku bukanlah orang yang kau cari
aku bukanlah pangeran dalam mimpi-mimpimu
aku bukanlah pembawa bahagia di masa depanmu
aku hanya seorang pemimpi
yangg selalu menghalangi dirimu untuk temukan belahan hatimu yang lain...

aku tak bisa menjadi tanpa batas di matamu
aku pun kadang tak bisa selalu ada di sisimu saat kau butuh aku
aku tak bisa janjikan waktu-waktu indah untukmu
aku sadar, semua ini menyiksamu
aku dan kenangan-kenangan kita

aku tahu kini
bila kita tak mungkin lagi bersatu
sungguh,
aku akan tetap berusaha selalu ada untukmu
walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku

semoga kau temukan cinta sejatimu
tanpa batas
hingga dunia tahu
sesungguhnya ada ruang di dalam mata hatimu
ruang yang hanya pantas di isi dengan cinta setulus hati
:aku selalu cinta padamu

terima kasih, dinda
untuk semua sayang dan cintamu
yang membuatku akan sangat kehilanganmu
jangan pernah kau lupakan aku
sungguh,
kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku
walau kisah kita telah cukup sampai di sini
mungkin,
sampai aku kembali lagi nanti

mungkin nanti...

11 Maret 2010

Selasa, 09 Maret 2010

Save My Soul

perjalanan ini kadang tak sesuai harapan, tak sejalan dengan yang kuimpikan, dan tak begitu indah, namun meskipun begitu, aku senantiasa meyakinkan jiwaku dengan segala sesuatu yang indah, saatku rapuh dan tak berdaya menata repihan-repihan hati ini...

meski aku di sini tanpamu, dan terus terbakar cemburu, aku percaya kau akan selalu bisa menyentuh ruang-ruang hatiku yang terdalam, kau tak hanya diam, kau sungguh sang penghibur jiwa saatku hampa, yang membuat diriku masih tetap tersenyum hingga saat sekarang ini...

kau memang seperti kekasihku yang dulu, seperti mahadewi, seperti bidadari yang selalu sanggup menerobos gelap dengan rencana-rencana besar, kau bangkitkan aku saat hatiku patah dan terluka, membuatku begitu yakin semua penggalan kisah ini bukanlah akhir dunia, melainkan hanya sesuatu yang tertunda...

sobat...
kuingin kau beri aku arti agar jalan hidupku senantiasa elok dan harmoni, ibaratnya menanti sebuah jawaban, aku sadar semua ini belum terlambat, maka teruslah bernyanyi dinda, hapus semua hitam di jiwaku, dan satu yang pasti, save my soul....

09 Maret 2010

Sabtu, 06 Maret 2010

Aku dan Tiga Sahabatku

secangkir kopi susu pasti awali hari-hariku,
memberi hangat dan kesegaran tak terkira,
juga kenikmatan tiada dua,
kutuangkan satu sendok kopi bubuk,
dan tambahan susu secukupnya,
campuran keduanya membuat aroma yang membuai rasa

menyusul pelan kuhisap sebatang rokok,
hingga tak terhitung berapa banyak kepulan asapnya,
aku tak pernah berpikir ke mana mereka pergi dan menghilang,
aku tak peduli itu,
karena aku terus menyulut batang demi batang rokok berikutnya,
dan terus kunikmati

lantas coretan-coretan puisi tak pernah lekang dari diriku,
temani pagi siang dan malamku,
waktu demi waktu,
makin melekat,
tanganku sanggup melukiskan keindahan melalui kata,
menyempurnakan sabda hati ini

yang pada akhirnya,
ketiganya membaur menyatu dalam diriku,
menjadi sahabat sejati yang paling setia menemaniku,
suka dukaku,
dan tak bisa terpisahkan

06 Maret 2010
*Terima kasih tak terhingga untuk sahabatku, atas inspirasi tercurahnya puisi ini.

Selasa, 02 Maret 2010

Parasmu

lewat tengah malam ini, sepi
belum juga bisa tidur
tergoda pada bayangan paras yang mengganggu hati
mulanya cuma bayang-bayang
tak terduga kau datang membawa seuntai rindu

paras yang singgah itu pernah kulukis
pada kanvas hati yang melahirkan puisi
dengan kuas pena di sela-sela jemari
dan tak kuasa menghentikannya

aku tahu paras itu ada padamu
cantik, sendu
kukenal itu.....

02 Maret 2010

Jumat, 26 Februari 2010

Teu Nyangka

panginteun dasar salah ti mimiti
sareng kurangna kaati-ati
teu taliti milih kabogoh
nu akhirna meunang kanyeuri
ayeuna neumbe kahartos saparantos urang peugatan
geuning anjeun teh awewe tukang ingkar janji
abdi teu nyangka bakal kieu tungtungna
abdi teu nyangka bakal kieu janteunna
ayeuna abdi teh nyalira deui
teu gaduh paleubah kangge curhat
lir ibarat angka hiji, nyeungceuling bari sepi
salami tilu taun hasilna ngan peujet beungeut

kapungkur anjeun ngajanjian bade sasareungan
hirup ngahiji sareung abdi dina cinta sajati
teu nyangka anjeun teh beut kitu pisan
teu nyangka anjeun teh beut tega ka abdi
meugatkeun tali katresna
peurih nu aya
sahengga batin abdi ceurik kasiksa

ternyata janji anjeun teh sulaya
anjeun geuning beut tega kitu meugatkeun cinta
ngadameul nasib abdi salamina bakal hirup nyalira

duh Gusti Anu Ageung tur Kawasa
mugi kiatkeun manah abdi
dina sagala cocobi nu tumiba ka diri abdi

25 Februari 2010

Senin, 22 Februari 2010

Aku Adalah Aku

mungkin aku hanya sebutir pasir di keluasan gurun
yang terperanjat senyatanya
begitu mendengar petir membangunkanku

mungkin juga aku adalah sepucuk daun
yang terbang melayang terhempas
saat seseorang menyanyikan lagu duka

kini aku hanya air mata
yang menyaksikan keindahan masa depan bersamamu
sebelum sadar segalanya telah runtuh

kini bumiku seakan sepi
kini duniaku seakan mati
tapi kusimpan segala itu
dalam hati dan catatanku

goodbye

21 Februari 2010