Jumat, 27 Agustus 2010

Sajak Kenangan

tepat di hari dan tanggal ini
akan kutuliskan satu sajak kenangan
kala angin segar membawa keteduhan
kesejukan cinta yang hadir dalam indah gelora
sajak ini adalah
kumpulan beberapa untai helai kelembutan
yang di dalamnya kuselipkan kehangatan kasih
kusisipkan sejuta kenang-kenangan
masa-masa dalam balutan panorama cinta
kala hujan melenyapkan dahaga
kala angin menghembuskan bahagia
membunuh derita dari jerat-jerat penikam rasa
dari tipu daya pesona yang berbisa

kala itu, kau dan aku
dalam senandung rindu
saling mengisi kehampaan
saling memberi kelembutan
dalam ruang-ruang cinta dan kasih sayang
kala itu, bukan kala biru yang bisu
melainkan kala kasih yang penuh rindu
menghilangkan candu
tapi berakhir semu

27 Agustus 2010

Karena Dia Aku Menangis

karena dia aku menangis
tinggalkan sisa-sisa keegoanku
rela melepas kayuh
kala ribut kecil datang mendera
di tengah samudera

karena dia aku menangis
padamkan daya dan semangat rasa
memutus pertalian cinta
kala jiwa tiada apa selain dia
yang paling kudamba

aku tenggelam dalam sendu
tiada tempat bertepi dan berlabuh
terdambar dalam begitu banyak rindu

akulah yang menjadi korban
barangkali karma sebuah keangkuhan
dalam tragedi cinta tak beralasan
dari lembar demi lembar yang tak menjanjikan
pelaminan yang sekian lama jadi impian

27 Agustus 2010

17 Ramadhan

-peringatan nuzul al-qur'an

pada sebuah hira
jiwa bergetar
tak mampu mengeja isyarat
padahal dalam sejarah
adalah utusan paling sejati
cobalah renungi wahyu suci
meski dalam sebaris puisi tak berarti
asal tetap melekat di palung hati

27 Agustus 2010

Kamis, 26 Agustus 2010

Aku Ingin Menciummu, Bunga

di atas lengkung pelangi, bunga
aku mendengar suara
seperti memberi kekuatan cinta
mengajarkan ketegaran seluas dada
pada jiwa yang lama terkubur masa

suara itu menyambut keluhanku
mesra dan penuh dengan doa
bagi rumah-rumah jiwaku yang hampa

bunga, aku ingin menciummu
mengitari angin-angin rindu
menikmati mentari senja hari
dengan cinta yang tak pernah kau kenal sebelumnya

untuk apa?

kita akan sama-sama meminta Tuhan
menjaga langkah demi langkah di jalan lurus-Nya

al fatihah.....

26 Agustus 2010

Rabu, 25 Agustus 2010

Aku Butuh Hangatmu Malam Ini

menghangatkan jiwa di dada malam
rindu-rindu berhamburan mengusung aroma bunga
seperti sedang membangun surga di puncaknya
dengan sayap-sayap semesta cinta

kala aku membaca hati penuh luka
pecah dan berubah warna darah
merintih begitu perih
cinta seakan tak bermakna
rindu jadi sesuatu yang tabu
aku meneteskan banyak air mata
yang membelah merobek lukaku sendiri

seperti lalu pada setiap musim
usai bernyanyi hingga larut dalam sunyi
aku berlari menabur teguh hati
kuyakini, hidup tak seterusnya seperti ini
aku pun mengubur sunyi, jiwa kembali bernyanyi
dekati
dekati
aku butuh hangatmu malam ini

25 Agustus 2010

Senin, 23 Agustus 2010

Kasidah Rindu

yang mendebarkan hatiku malam ini
adalah canda tawa
padahal malam telah kelam
merengkuh raga yang kesunyian
sedang darimu, jarak jauh dan lama waktu tempuh

namun engkau tetap melati
bermekaran selalu dalam hati
serekah jiwa menggelorakan rindu

selamat malam, bunga
kurasakan perlahan nafasmu berlabuh
meski tak mampu kueja
semoga bersua di mimpi indah

23 Agustus 2010

Sabtu, 21 Agustus 2010

Aku Terus Saja Berpuisi

siapakah dalam rindu
yang setiap saat melintas
sejak awal malam tadi

ia membawa damai
ibarat pagi dengan mentari menyeringai
malamku tak lagi mengirim sunyi
tak ada gigil dalam hati
karenanya, aku terus saja berpuisi

21 Agustus 2010

Jumat, 20 Agustus 2010

Aku Mengambil Malam

aku ambil malam-malam yang teduh
penyejuk hati yang pernah runtuh
payungi jiwa yang sempat jatuh
aku ambil jauh-jauh
hingga tetes-tetes embun meluruh

langkahku kini sebuah keyakinan
telah asing dari suara-suara sumbang
takkan ada lagi yang meradang
takkan ada lagi yang menerjang
gelap hati dulu kini mulai menerang
kuharap takkan pernah lagi terbuang
lalu tumbang

kini aku sangat mengerti arti kepahitan
dalam himpit akan selalu ada jalan
setelah sekian waktu memandang
setelah sekian waktu berharapan

20 Agustus 2010

Di Hening Malam

aku tersadar sesuatu
semua mungkin telah berubah
di tempat yang kurasa hanya ada dalam diriku
tapi tak ada yang bergerak
tak ada yang bergetar
pun tak ada yang mengalir
akhirnya kupejamkan mata
merenung
merasakan

ada rindu mengembang
barangkali serekah senyum bunga melati
dari doa yang tanpa suara
dari wajah yang diam-diam membasah
tapi aku mesti menutupnya dalam-dalam
menyembunyikan kepedihan silam
di ujung malam

malam ternyata terus melaju
menghampiriku
menghampirimu
lantas berhenti
dalam doaku yang paling lirih

20 Agustus 2010

Kamis, 19 Agustus 2010

Lagu di Sudut Kamar

kadang Engkau kurasakan dekat
merasuki lingkar pandang naluri
saat kulantun ayat demi ayat suci
mewakili lirik syair nurani

aku rindu Engkau, Ya Rabbi
pemecah segenap teka-teki
dan akan selalu ada janji
untuk indahnya jalanku nanti

kini aku mencari makna
dari semilir angin mengantar asa
dengan doa-doa tak pernah sirna
seumpama kasidah-kasidah cinta
aku ingin selalu menanam benih
dalam ramah dan penuh rendah hati
hingga dari batin berucap
:amin...

19 Agustus 2010

Selasa, 17 Agustus 2010

Laa Haula Wa Laa Quwwata

sepanjang sunyi yang terlewati
entah mengapa, selalu ada rindu menghampiri
bumiku terasa telah semakin sepi
tertinggal hilangnya kyai demi kyai
kepergian mereka memang termaknai
tapi adakah, yang mereka tinggalkan jua termaknai
kini negeriku merayakan kemenangannya
tapi sadarkah, penjajahan meraja di mana-mana
sungguh-sungguh merdekakah kita?

renungkanlah...
kita telah lupakan pentingnya kehadiran ulama
mereka telah banyak memberi guna tiada tara
hanya ilmunya mungkin turut melambaikan tangan
tanpa mereka bumiku terasa semakin hampa
aku tak sempat membalas lambaiannya
tak cukup mampu sesungguhnya
hanya saja semoga
fatihahku tetap mengalir deras secepat kereta
dengan doa-doa apa adanya
berharap bila kelak tiba masanya
kita bertemu kembali di satu sua

aku yang masih ada
tiada sedikit kuat dan daya
melainkan dengan kebesaran-Nya

17 Agustus 2010

Kembara Batin

jauh di lubuk hati
kutemui tepian sunyi
tepian dengan nyiur-nyiur tinggi
yang ranting dan dahannya setia menyaksi
kisah-kisah yang menjadi kenangan kini

terus kulayari sampai membenam
segenap gelora benci dan dendam
pada satu senja di jelang malam
meliuk-liuk karam
lantas lenyap ke balik kelam

sunyi ini ya rabbi
sudah sepantasnya berpikir untuk pergi
dan jangan berharap kembali lagi
untuk malam damai seperti ini

meski begitu, sungguh
aku takkan coba mengeliti sunyi
biarkan ia tetap hidup di kamar hati
asal kekhusyukan tetap berapi
menyebut nama-Mu tiada henti

17 Agustus 2010

Sabtu, 14 Agustus 2010

Jasmine Oh Jasmine

di tengah sepi menyapa diri
aku rindukan sejarah terukir kembali
bersama nota seputih melati
dan tinta mengalir setulus hati
sebuah kisah yang dulu pernah sampai ke pucuk langit
menari-nari seindah lengkung pelangi

jasmine...
jika ada kerinduan yang sama di satu masa
yang terus mengiringi jejak usia dengan cinta
aku hanya ingin meminta
biarkan hati tetap menyala
menerang sepi gulita jiwa

14 Agustus 2010

Kamis, 12 Agustus 2010

Surat Kecil Untuk M

maafkan aku
aku tak pernah bermaksud menyalahkanmu
mungkin aku sendiri yang terlalu memaksa diri
karena selama ini aku selalu mengejar bayangmu
hanya untuk satu
:aku ingin menipiskan beda yang ada di antara kita

mungkin seharusnya
aku yang lebih dulu membuka mata
cinta ini tak boleh buta
cinta ini harus nyata
aku siapa, kamu siapa
kita memang tak perlu meniadakan kenyataan ini

sekali lagi
maafkan aku...

12 Agustus 2010

Rabu, 11 Agustus 2010

Maafkan Aku

tak bisa kulupa saat-saat indah bersamamu
semua cerita, mungkin kini hanya tinggal kenangan
kuharus pergi meninggalkanmu di dalam sepiku
bukan inginku tuk menyakiti perasaanmu
maafkan aku...

maafkan aku yang tak bisa menunggu hatimu
lupakan saja diriku untuk selama-lamanya
kuharus pergi meninggalkanmu di dalam sepiku
bukan inginku tuk menyakiti perasaanmu
maafkan aku...

tidurlah sayangku, mentari telah menunggu
sambutlah pagi nanti dengan hati tersenyum
bermimpilah cinta dengan segenap rasa
kini tibalah saatnya kita harus berpisah

-Enda "Ungu"

11 Agustus 2010