Senin, 31 Januari 2011

Pilu

aku lupa siapa pertama menaruh rindu
dengan untai kata semanis madu
berhias lagu-lagu merdu
tenang mendayu-dayu
mengalir tersedu-sedu
kemudian melayu
tinggal kenangan sepahit empedu
merobek kalbu
memahat luka beribu
pilu

31 Januari 2011

Minggu, 30 Januari 2011

Kunamakan Dirimu Bunga

zahida...
lebih setengah tahun aku bergurau dengan impian
bayangan akan senyum manismu
selalu membukit di jantung kalbu
mengalir deras di nadi darahku
sorot mata indahmu
menembus melintasi sela-sela jiwa

zahida...
seandainya langit tampak tak cerah lagi
sungguh, aku akan tetap memandang wajah ayumu
dan kubiarkan hari demi hari berlalu
karena pesonamu, kuyakini kan terus tenggelamkan segalanya
di mataku, kau manis, indah, dan suci
sebelumnya, aku tak pernah mengagumi seseorang sedalam ini

zahida...
seandainya kau ada di sini
aku tak perlu lagi mencari dan menanti
kaulah gairah nafas hidupku kali ini
yang tumbuh jauh di kedalaman hati
walau kau tak lekat di pelupuk mata
aku kan tetap menamakanmu bunga

salam hangat dariku...

30 Januari 2011

Menelanjangi Malam


bersama kita akan menjemput pagi di kaki langit
selagi malam masih setia mendekap kenangan
selagi angin masih menghembuskan nafas-nafas kejujuran
tak perlu mempercantik diri, sayang
aku lebih mencintai dirimu apa adanya
karena aku tahu senyummu akan tetap menawan
karena aku tahu jilbabmu lebih berharga dari bedak dan gincu

bersama kita akan menjemput pagi di kamar ini
menelanjangi malam meruah penuh sunyi
sampai tak ada keraguan tersisa
sampai tersingkap semua yang bernama rahasia
meski mungkin masih ada yang tersembunyi di sebalik kata
namun jiwa akan tetap bicara
dan kita takkan bisa berlindung dalam bayang-bayang

barangkali masa
mengajarkan kita untuk menghapuskan dusta

30 Januari 2011

Kamis, 27 Januari 2011

Akhirnya

akhirnya, saat hari-hari lewat begitu panjang
aku menghitung lagi air mataku yang telah terbuang
mereka tidak meninggalkan jejak dari kejatuhan
sepi ini tidak lebih dari tahun kesepianku yang dulu
dan aku tak pernah takut dengan semua waktu yang telah berlalu
karena ternyata, semuanya menyimpan anugerah tak terkira
cinta yang datang terlambat begitu kuat menambat
jiwaku kini, lebih leluasa untuk sekadar berkata-kata
dan hatiku, lena dalam mimpi-mimpi terjaga

kupikir sekarang
aku lebih senang menikmati keadaan
berharap semuanya takkan lagi mudah dihancurkan

27 Januari 2011

Rabu, 26 Januari 2011

Datang dan Pergi

entah sudah berapa banyak rintik hujan menjamah ranah bumi
rindu pada jam-jam begini menjadi rutin diri
sementara gelap, bagiku adalah saat-saat sepi menyerang permukaan hati
yang dinginnya tak pernah mampu kutelanjangi
sedang panjangnya malam, semata hanya menjaga mimpi-mimpi
mencari jawab pasti tiada tepi
dan dari sini, segalanya hilang ditelan pagi demi pagi

26 Januari 2011

Selasa, 25 Januari 2011

Angin Malam


angin-angin malam
berangkat dari senja
yang kehilangan hujan
dalam kerinduan

hembusannya bertebaran
menyanyikan rindu di savana kalbu
lantas saling berkisah
tentang satu sejarah, bukan keluh kesah

angin-angin malam
mengeja puisi demi puisi
beralaskan permadani
sambil mendekap mesra mimpi-mimpi
yang penuh arti
temukan makna rahasia hati
yang tak pernah mati

25 Januari 2011

Senin, 24 Januari 2011

Love Story

bila cinta endapkan semua harapan
jalan terjal dan mematikan pasti kutempuh juga
bila cinta seribu tahun akan kutunggu
walau tubuh tertimbun bukit tanganku menggapaimu

love story let’s make a history
sejarah cinta kita menguasai bumi
mengalahkan semua yang paling terindah

love story let’s make a history
biarpun seribu bencana meremukkan tubuh kita
namun cinta kita tetap akan utuh

love story

bila cinta seribu tahun akan ku tunggu
walau tubuh tertimbun bukit tanganku menggapaimu

meremukkan tubuh kita namun cinta kita tetap akan utuh
love story, love story, love story

-Melly Goeslaw

Download Melly Goeslaw feat Irwansyah - Love Story.mp3

Dibingkai Pagi

di tengah lelap tidurku
aku mendengar rindu menderu
angin-anginnya bergerak dalam beku
dalam bayang beradu
mengitari semesta yang tak pernah kukenali
pun dengan senyum yang baru saja kunikmati

dan kini ia menyapa
menghembus embun-embun cinta
memintaku menyimpanmu dalam ruang dada

24 Januari 2011

Sabtu, 22 Januari 2011

Pada Dua Puluh Dua Januari


menanti saat kau pergi
menunggu saat kau berlalu
ataukah mendamba saat kau tiba?

pada dua puluh dua januari ini
waktu tak lagi menanti
sebab pertemuan mungkin serasa bagai di surga
dalam mimpi atau terjaga
kita seraga satu jiwa

bila jalan kita penuh cahaya
dalam hati kau akan tetap kujaga
dan bila jalan kita tak menemui usai
biarkan kau tetap menjadi puisi

22 Januari 2011

Rabu, 19 Januari 2011

Nyanyian Jiwa

-sebuah catatan harian



kini aku kembali mencoba mengambil satu langkah kecil, dan aku menjanjikan bahwa penyesalanku kali ini akan benar-benar memberiku pelajaran yang sangat berharga, ini adalah caraku melukis kehidupanku, yang mungkin selama satu atau dua tahun ke belakang belum pernah kupikirkan, dan suatu saat nanti, aku akan mengulangi langkah kecil itu, untuk langkah-langkahku selanjutnya

kini aku akan mulai menyobek-nyobek pakaian usangku, kemudian berlari mengejar sesuatu yang lebih baru, karena kupikir aku adalah seorang yang tak pernah kehabisan ide untuk tetap maju, bahkan saat aku mampu mengubah tekanan-tekanan yang menyentuh kehidupanku, menjadi sesuatu yang memberikan pengaruh luar biasa dalam hari-hariku, membawa satu nasihat baru, bahwa aku takkan pernah membiarkan semuanya berlalu dengan keadaan yang sama

kini aku akan mencoba mendirikan tenda-tenda harapan, dengan sedikit kenangan, ditemani rintik-rintik hujan, tanpa air mata, kubayangkan betapa kerlip-kerlip bintang gemerlapan, akan menghias langit-langit kamarku yang nyaman, yang akan membangunkan aku lebih dini setiap pagi, yang akan menemani saat istirahatku sepulang bernyanyi, dan akan dengan setia memberiku banyak inspirasi, pada malam yang benar-benar lelap, tenang, dan damai

kupikir,
ini adalah sebuah rancangan terakhir, dari semua langkah-langkah yang pernah kulalui, aku telah memikirkan itu, dan saat aku akan mengatakan hal ini, aku telah menanam satu keinginan besar dalam hati, bahwa aku harus bisa wisuda tahun ini

bismillahirrahmanirrahim...

19 Januari 2011

Selasa, 18 Januari 2011

Pada Secangkir Kopi

tumpahan rindu menggenangi sisa-sisa waktu
pada secangkir kopi
pecahan-pecahan sajak berhamburan
repihan-repihan kenangan berserakan
membaringkan harapan di ubun-ubun jiwa

pada secangkir kopi
segala cahaya berubah warna
aku sendiri berdiri
di pusat kedalaman waktu
mematung menimbun kata-kata bisu

dan jejak puing-puing cinta yang tertinggal dulu
kini telah menebar wangi dalam dadaku
kan kulebur dan kuhirup kembali
saat sampai di kelak hari
pada secangkir kopi

18 Januari 2011

Minggu, 16 Januari 2011

Jemu


dengan terpaksa
akhirnya kuterima gemuruh dinginnya angin malam
dalam gelap yang belum jua membuka jalan sebuah pencarian
padahal telah luruh waktu demi waktu
sedang sajak-sajak menghambur meniupi usia
meski ada sedikit getar terasa
dalam detik-detik yang menggenang

berapa lama lagi mesti kumaknai hidup
sajakku sepi
sepanjang hari hanya sepi
sendiri

16 Januari 2011

Untuk Pertama Kalinya

untuk pertama kalinya
hampir tidak kurasa betapa sepi memelas jiwa
saat bayangmu kembali singgah di sudut jendela kamar
pada sebuah malam
malam yang sepenuhnya imaji belaka
imaji yang berdiri dari detik demi detik masa
dalam gelap terhampa

sekali lagi untuk pertama kalinya
bayangmu menyapa alam pikir dan jiwa
semakin dekat kau datang membelai sukma
yang dalam kenyataannya
aku hampir tak pernah merasakan
saat di mana kau terlihat melukis sajak-sajakku
pada awalnya mungkin kau menyatu sepenuhnya di sana
namun di satu sudut yang tak tampak di mata
aku memandang semuanya sekadar fatamorgana

kini fajar menjelang
sebelum bayangmu benar-benar pergi menghilang
dan mungkin takkan kembali datang
kuharap dalam masa yang lama
sajak-sajakku tidak pernah redup
pun tak sirna
setidaknya sampai mengantarkanku ke tempat tidur
karena pada saat itu
kehadiran dan ketiadaanmu dalam mimpi
tak lagi menjadi sebuah rahasia
selalu, untuk pertama kalinya

16 Januari 2011

Jumat, 14 Januari 2011

Ibu, Selamat Ulang Tahun


-yang tertulus dariku

ibu,
kuhayati namamu sepanjang ingatan
kutulis sajak kecil untukmu sepenuh senyuman
meski tak berharga
aku ingin rangkai kata-kata ini tertata
betapa harap segala menjadi bukti
kuletak sajak sejenak mengikat batin tak henti-henti

lima puluh dua tahun sudah
kurasa ibu sudah semakin senja
namun aku tetap percaya
segenap doa tiada pernah memutus rantai-rantai cinta
sekali pun jujur saja
banyak harga yang harus aku pertaruhkan

ibu,
di sini, masih dengan kata-kata
bukan telaga surga penuh bunga-bunga
untuk hari-hari kemarin
untuk kini
dan untuk nanti
doa-doa kecilku membungkus menyelimut diri
lihatlah, aku masih kupu-kupu yang belum bersayap indah

ibu, aku mencintaimu
mentahbiskanmu dengan cinta yang paling sempurna
dan rindu yang tak tersembuhkan
selalu saja bermuara di rekah senyummu

selamat ulang tahun ibu
tersenyumlah selalu seperti saat pertama menggendongku
jangan takut, doa-doaku tetap besertamu

14 Januari 2011

Kamis, 13 Januari 2011

Malamku

sebelum malam berganti aku bertamasya
sebab lelah jiwa dan merasa sendirian
tapi aku menikmati kesendirian ini
meski sesungguhnya sedih dan kesepian
aku tetap meneruskan perjalanan
karena ini adalah malamku
dan aku akan terus berpuisi kalau mau

13 Januari 2011